Menanam anggur tidaklah sembarangan, ada ilmunya yang harus dipelajari dan dipahami, salah satu ilmu menanam anggur yang harus diketahui adalah percabangan anggur.

 

Perlu diketahui, apapun jenis varian anggur yang kita tanam, maka pecabangannya perlu di ataur jangan dibiarkan begitu saja, tujuannya adalah agar anggur mudah untuk dibuahkan secara teratur. percabangan batang pada anggur umumnya dikelompokan menjadi 3 bagian, yaitu cabang  utama atau cabang primer, cabang kedua atau cabang sekunder dan cabang ketiga atau cabang tersier.

 

Pohon anggur adalah pohon yang menjalar, nah saat kita menjalarkan batang-batang anggur ada aturan tajuk yang bisa kita gunakan,  diantaranya sistem para-para, sistem teralis dll. Apapun tajuk yang ingin digunakan pastikan sistem percabangannya selalu menggunakan 3 kategori di atas. 

 

Tujuannya adalah agar pohon anggur dapat dibuahkan dengan lebih mudah secara maksimal. karena sistem percabangan tersebut adalah sistem percabangan anggur yang sampai dengan saat ini digunakan, baik diperkebunan kecil, maupun perkebunan sekala produksi.

 

Memahami percabangan pada anggur

1. Cabang primer cabang primer adalah cabang utama anggur dari pangkal akar ke atas yang arahnya vertical. cabang primer bisa kita atur tingginya atau panjangnya sesuai dengan yang diinginkan, jika panjangnya sudah sesuai kita bisa membelokan atau bisa juga memotong untuk menumbuhkan beberapa tunas baru yang akan difungsikan sebagian cabang terseier.


2. Cabang sekunder adalah cabang anggur dari sebagian cabang primer yang dibelokan sehingga arahnya horizontal, dari cabang sekunder ini tunas-tunas baru ditumbuhkan untuk difungsikan menjadi cabang tersier, atau cabang ketiga.


3. Cabang Tersier  adalah percabangan anggur yang tumbuh dari cabang sekunder, arahnya bisa kita agur secara vertical maupun secara horizontal.

Cabang tersier disebut juga sebagai cabang pembuahan, karena dari cabang inilah pembuahan akan dihasilkan. Cabang tersier secara terus menerus akan dibuahkan, dari mulai dipangkas, hingga setiap tunas pada cabang ini tumbuh berkembang membawa bunga, dari cabang inilah buah-buah anggur akan dihasilkan.

 

Cabang primer, sekunder dan tersier, perambatannya tidak selalu sama, ada yang dirambatkan menggunakan sistem para-para, ada yang menggunakan perambatan seperti pagar, ada yang dibuat seperti pohon pada umumnya, namun apapun jenis perambatan yang digunakan tetap saja konsep percabangannya menggunakan 3 pengelompokan percabangan di atas, yaitu primer, sekunder dan tersier.


Untuk lebih jelas memahami percabangan pohon anggur, dapat dilihat pada gambar di bawah ini:


Gambar di atas adalah gambar pohon anggur dengan sistem rambatan teralis, kesamping seperti pagar, bisa dilihat percabangannya dibentuk menjadi 3, yakni primer yang arahnya dari pangkal akar vertical ke atas, sekunder yang kesamping dan tersier yang tumbuh di cabang sekunder.

 

Apapun jenis rambatannya, tetap percabangannya menggunakan sistem percabangan di atas.


 Kunci pertumbuhan tanaman anggur salah satu faktor penentunya adalah media tanam, ini serius bahkan media tanam bisa memberikan dampak 90% terhadap tumbuh kembang tanaman anggur, jika media tanam yang digunakan bagus dan berkualitas dijamin anggur akan tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga dapat berbuah lebat.

Jadi ini yang menjadi faktor penentu sebelum anda membeli bibit dan menanam bibit anggur anda, yang harus anda persiapkan adalah media tanam, ini berlaku untuk anggur yang ditanam di tanah (grounding) maupun anggur yang akan ditanam di pot atau planterbag (untuk tambulampot).

Di dunia perangguran sendiri ada banyak sekali formula kombinasi media tanam. coba aja lihat di youtube anda akan banyak sekali mendapatkan informasi mengenai media tanam, dan setiap pengangguran akan memberikan kombinasi media tanam yang berbeda-beda sesuai dengan pengalaman mereka tentunya.

Ini yang bisa membuat anda sebagai pengangguran pemula yang akan menanm anggur, sayapun sempat dibuat bingung hingga akhirnya berbagai kombinasi media tanam sudah saya coba, dan akhirnya saya bisa menemukan kombinasi media tanam yang terbaik yang dapat membuat pohon anggur kita tumbuh subur, cepat besar dan cepat berbuah.

media-tanam-anggur-subur-cepat-besar

 

 

Media tanam anggur agar anggur cepat besar dan tumbuh subur

Anggur sangat menyukai media tanam yang poros atau mudah menyerap air, media tanam yang akan saya share di artikel kali ini tentunya adalah media tanam yang sering saya gunakan saat ini, karena kebetulan selain blogger hobi saya adalah bertani salah satunya menanam anggur.

Jujur sudah banyak sekali anggur yang saya tanam, dan sudah banyak sekali campuran media tanam yang pernah saya coba, dan pada akhirnya saya menemukan racikan media tanam terbaik yang disukai pohon anggur yang dapat membuat pohon anggur tumbuh berkembang dengan cepat dan subur.

Racikan media tanam anggur terbaik:
Berikut adalah racikan media tanam yang dapat anda pilih sesuai dengan dana dan seauai dengan bahan-bahan yang mudah untuk di gunakan di tempat anda.

Media tanam dasar
Media tanam minimal atau dasar yang bisa anda gunakan untuk menanam pohon anggur diantaranya adalah

 
a. Sekam bakar 2 bagian
Sekam bakar digunakan untuk rumah bakteri bermanfaat dan juga memberikan dampak porous atau agar media tanam mudah menyerap air.
 
b. Tanah di bawah akar pohon bambu 1 bagian
Untuk anda yang kebetulan hidup dekat hutan bambu, bisa mengambil tanah di bawah perakaran pohon bambu yang sudah lapuk, tanah ini kaya akan unusr hara dan nutrisi yang bermanfaat untuk tanaman.
 
c. Kohe yang sudah terpermentasi 1 bagian.
Kohe (kotoran hewan kambing dll) bisa yang masih buliran atau yang sudah lembut, bisa dibeli di  tukang tanaman hias pinggir jalan biasanya banyak.

Semua bahan di campur jadi satu, midia tanam di atas adalah media tanam dasar yang bisa langsung anda gunakan untuk menaman bibit anggur anda.
 
 
Opsional:
Selain bahan-bahan di atas, jika memang anda punya tambahan modal, bisa ditambah dengan segenggam kapur dolomit untuk menetralisir PH, segenggam Pupuk TSP/SP, lalu dicampur secara merata.

Untuk mendapatkan media tanam yang lebih baik, bisa juga ditambahkan secukupnya Mikoriza atau satu secukupnya trikoderma atau ditambah pupuk hayati juga akan lebih baik.

Jika ingin lebih baik lagi bisa ditambahkan dengan EM4 untuk dipermentasi minilal 2 minggu, setelah dipermentasi selama 2 minggu media tanam siap ditanam, dijamin media tanam tersebut sangat bagus akan membuat pohon anggur anda lebih cepat besar dan subur.
 
 
Media tanam di tas bisa digunakan untuk menanam anggur di pot atau di tanah langsung, jika ditanah langsung setidaknya kita sudah menyediakan lubang minimal sedalam dalam 60cm, lebar 60 cm panjang 60 cm, lalu media tanam bisa dimasukan dan langsung bisa digunakan untuk menanam.
 

Kesimpulan:

Kunci menanam anggur adalah media tanam yang harus poros, atau mudah menyerap air, jika kombinasi media tanam bagus maka akan bisa dipastikan pertumbuhan pohon anggur anda akan lebih cepat tumbuh.


 Ada dua fase pemupukan anggur, yaitu pemupukan fase vegetatif atau fase pembesaran dan pemupukan fase generatif atau fase pembuahan, pupuk yang diberikan di kedua fase tersebut bisa bermacam-macam, ada yang memberikan 1 jenis pupuk saja, misal dengan NPK Grower dari awal tanam, pada fase vegetatif maupun fase generatif pupuk yang diberikan jenisnya sama.

Ada juga dengan pemberian pupuk berbeda, misal di fase pertumbuhan dengan pupuk pertumbuhan seperti NPK16, di fase pembuahan dengan pupuk pembuahan contohnya pupuk hepi yaitu kombinasi pupuk MKP + KNO3 Putih + Karate plush boroni, atau jenis pupuk pembuahan lainnya.

Apapun pupuknya sebenarnya bisa saja digunakan, yang terpenting si pohon dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan si pohon subur, sehingga pohon dapat berbuah dengan lebat.

Di artikel kali ini saya akan uraikan pemupukan saat setelah pruning, saat berbunga dan saat bunga sudah menjadi beri.


Pupuk pembuahan anggur

 

Ini penting untuk diperhatikan, karena jika salah dalam pemberian pupuk, maka bisa menyebabkan si bunga anggur gosong atau bunga anggur berguguran sehingga anggur gagal berbuah.

 

Pupuk anggur  setelah pruning, saat berbunga dan saat bunga sudah menjadi beri (buah)

Berikut adalah tatacara atau aturan pemberian pupuk yang harus anda lakukan saat anggur setelah dipangkas atau dipruning, saat anggur sedang berbunga, dan saat anggur sudah menjadi beri

1. Pemupukan setelah pruning.
Sebelum pruning tentunya anda harus sudah memberikan pupuk pembuahan terlebih dahulu, umumnya pemberian pupuk pembuahan sebelum pruning adalah 4 kali diberikan 1 minggu sekali, jadi setelah dilakukan 4 kali pemberian pupuk selanjutnya anda bisa melakukan pruning pohon anggur anda untuk dibuahkan.

Apa pupuk setelah pruning?
Setelah pruning, sebaiknya anda tidak memberikan pupuk apapun, baik pupuk semprot maupun pupuk tabur atau kocor, yang harus anda lakukan adalah cukup hanya melakukan penyiraman saja secara rutin untuk menjaga kelembaban media tanam hingga si pohon bertunas dan berbunga dan bunga menjadi beri.

Kenapa tidak boleh dipupuk, pengalaman saya sih biasanya tunas-tunas yang tumbuh akan terganggu, biasanya daun daun baru dari tunas yang tumbuh, akan tumbuh mengkerut dan pinggirannya sedikit gosong karena kebanyakan pupuk.
 

2. Pupuk saat berbunga.
Setelah dilakukan pemangkasan dan setiap tunas dapat tumbuh membawa bunga, pada fase ini adalah fase rawan, jadi jangan sekali-kali memberikan pupuk apapun baik pupuk kocor, pupuk tabur maupun pupuk semprot ke daun, begutu juga jangan sekali kali melakukan penyemprotan pestisida baik fungsida maupun insektisida.
 
Jika pada fase anggur berbunga dilakukan pemupukan maupun penyemprotan ini akan sangat berdampak pada bunga yang dibawanya, biasanya bunga menjadi gosong mengering, atau bunga akan berjatuhan tidak menjadi beri.
 
Yang harus dilakukan pada fase ini adalah penyiraman saja dengan air biasa untuk menjaga media tanam tetap lembab, pastikan tidak terlalu basah dan juga tidak dibiarkan kering.
 

3. Pemupukan saat bunga anggur menjadi beri
Fase anggur berbunga di mulai dari fase brokoli, berbunga dan bunga menjadi beri atau buah anggur kecil yang akan terus membesar hingga dipanen.
Saat anggur berbuah dari mulai anggur menjadi beri, itulah waktunya anda kembali melanjutkan pemupukan pembuahan anda, jadi pupuk yang harus diberikan saat anggur berbuah adalah pupuk pembuahan hingga si buah membesar dan dipanen.

Pupuk pembuahan yang bisa diberikan adalah pupuk yang kaya kalsium dan pospor yang sangat dibutuhkan oleh buah. pupuk pembuahan yang bisa diberikan bisa bermacam-macam. salah satunya adalah pupuk hepi yang terdiri dari
6 gr MKP + 10gr KNO3 Putih + 12gr Karate Plus Boroni + 5 liter air, pupuk diberikan setiap seminggu sekali dengan cara di kocor.

Selain pupuk di atas anda juga bisa memberikan pupuk semprot seperti gandasil buah, atau pupuk Maxi dari mutiara dengan dosisi 1gr/liter air. pupuk diberikan setiap seminggu sekali.


Kesimpulan:
Pupuk pembuahan diberikan sebelum pruning, setelah pruning hingga bunga menjadi beri pupuk dihentikan, pupuk pembuahan dilanjutkan kembali setelah bunga menjadi beri minimal ukuran beri sebesar korek api atau kacang hijau, pupuk pembuahan terus diberikan hingga 1 minggu sebelum panen.


 Menanam anggur perlu pemeliharaan yang baik agar anggur cepat berbuah. ada 2 pase pemeliharaan anggur yaitu fase vegetatif atau fase pembesaran dan fase generatif atau fase pembuahan, sebelum masuk ke fase pembuahan pohon anggur harus dalam keadaan sehat, subur dan memiliki perbatangan yang besar dan bagus.

Jadi yang benar-benar harus diperhatikan saat menanam anggur adalah fase vegetatif untuk membentuk pohon anggur yang sehat dan subur, jika kondisi anggur sehat dan subut dalam 3 atau 4 bulan pertama seharusnya pohon anggur sudah siap untuk dibuahkan.

Untuk pemeliharaan pada fase vegetatif tentunya perlu peranan pupuk, sehingga anggur cepat besar. nah di artikel kali ini saya akan share tentang pupuk anggur pada fase vegetatif sehingga pohon anggur siap untuk dibuahkan.


 

Pupuk Anggur baru tanam (masa vegetatif) agar anggur cepat besar

Sebenarnya ada banyak sekali jenis dan kombinasi pupuk yang bisa digunakan saat masa vegetatif dari mulai anggur baru ditanam hingga anggur siap untuk dibuahkan. 

berikut adalah beberapa jenis pupuk yang bisa digunakan pada fase vegetatif:

Cara 1: dengan Pupuk NPK 16.

Pupuk yang bisa digunakan untuk pembesaran pohon anggur adalah pupuk Mutiara NPK 16, anda cukup menggunakan 1 macam pupuk tersebut hingga anggur siap untuk dibuahkan, setelah anggur siap dibuahkan selanjutnya anda bisa ganti ke pupuk pembuahan.

Takaran Pemberian pupuk

1. 1 minggu setelah tanam hingga usia 1 bulan diberikan 1/2gr pupuk NPK 16 untuk satu liter air.

2. di usia 1-3 bulan pertama pupuk dinaikan menjadi 1gr/liter air

3. setelah 3 bulan dan seterusnya takaran pupuk bisa ditaikan menjadi 1.5gr / liter air.

5. Jika ingin dibuahkan pupuk diganti dengan pupuk pembuahan.

 

Cara ke2: Pupuk NPK Grower

Jika anda tidak ingin menggunakan NPK16, anda juga bisa menggunakan NPK Grower, pupuk ini dapat digunakan terus menerus baik untuk pembesaran maupun untuk pembuahan, takarannya sama  dari 1/2gr hingga maksimal 1.5gr setiap liter air.

 

Sebenarnya banyak sekali kombinasi jenis pupuk yang bisa diberikan, menurut saya penggunaan pupuk di atas juga sudah cukup baik.


Pemupukan diberikan setiap 1 minggu sekali dengan cara dikocor ke bagian perakaran, pemberian pupuk harus rutin jangan sekali-kali dihentikan hingga pohon anggur tumbuh subur.

Jika punya lebih modal, pemberian pupuk hayati atau pupuk organik juga penting, bisa selang-seling 1 minggu pupuk kimia satu minggu pupuk organik pertumbuhan, atau pupuk orgnik bisa diberikan 3 hari setelah pemberian pupuk kimia untuk menjaga kondisi tanah agar tetap subur dan baik.


Untuk pemula yang baru terjun dalam menanam anggur import tentu akan banyak sekali permasalahan-permasalahan yang muncul dan akan banyak sekali yang perlu pelajari, karena memang menanam anggur untuk yang baru berkecimpung di dunia pengangguran akan dirasa sulit.


Menanam anggur import perlu kemampuan khusus, anda harus tahu bagaimana cara membuat media tanam yang bagus, memilih bibit yang bagus, melakukan pemeliharaan pembesaran atau fase vegetatif, pemeliharaan fase pembuahan atau fase generatif, membuahkan anggur, memelihara buah hingga buah berhasil dipanen dan hasilnya maksimal.


Di artikel kali ini saya akan fokus untuk membahas ciri anggur import yang siap dibuahkan, berhubung banyak sekali pengangguran yang belum berhasil membuahkan anggur import yang ditanamnya, walaupun sudah dilakukan pemangkasan, namun si pohon anggur tidak junjung membawa bakal buah.


Oh ya perlu di ketahui bahwa pembuahan anggur import sebenarnya bisa dimulai di usia 4 sampai dengan 6 bulan pertama, jika pemeliharaan bagus maka anggur sudah dapat dipastikan bakal berbuah, namun sebelum memutuskan untuk membuahkan anggur import setidaknya anda harus tahu ciri-ciri anggur siap untuk dibuahkan, sehingga pada saat anda ingin membuahkan anggur dengan melakukan pemangkasan anggur bisa tumbuh bertunas dan membawa bakal buah atau bunga.


ciri-ciri anggur import mau berbuah agar pangkas pembuahan membawa bunga

Sebelum anda memutuskan untuk melakukan pemangkasan pembuahan, agar pemangkasan yang anda lakukan berhasil membuat anggur berbuah, maka anda wajib mengetahui ciri-ciri anggur tersebut siap untuk dibuahkan.

 

Berikut adalah ciri-ciri pohon anggur import siap untuk dibuahkan:

 

1. Warna batang, primer, sekunder dan tersier sudah berwarna coklat

Anggur yang siap dibuahkan ditandai dengan perbatangannya yang sudah berwarna coklat baik itu batang primer, batang sekunder maupun batang tersier, pada batang pembuahan atau batang tersier setidaknya sudah berwarna coklat minimal berukuran 10 cm atau 25 centimeter dari pangkal batang. 

 

2. Ukuran batang tersier (batang pembuahan) minimal sudah sebesar sedotan atau sebesar pensil.

Selain warna batang tersier sudah coklat, ukuran juga harus diperhatikan, pohon anggur yang siap dibuahkan minimal ukuran batang tersiernya sebesar sedotan atau pensil.


3. Daun menggulung

Ciri berikutnya bahwa pohon anggur siap untuk dibuahkan bisa dilihat dari kondisi daunnya yang sudah tua menggulung, yang artinya daun sudah tua dan itu pertanda bahwa anggur siap untuk dibuahkan.



4. Sudah muncul bunga PHP pada tunas yang tumbuh

Ciri berikutnya bahwa pohon anggur siap dibuahkan adalah munculnya bunga PHP pada tunas yang tumbuh. jika anda melihat tunas kemudian si tunas membawa bakal bunga kecil itu artinya si pohon sudah siap untuk dibuahkan.



Setelah mengenali ciri-cirinya apa yang harus dilakukan?

Jika pohon anggur anda sudah memiliki ciri-ciri di atas itu artinya pohon anggur tersebut siap untuk dibuahkan, selanjutnya anda harus memberikan pupuk pembuahan terlebih dahulu sebelum dilakukan pemangkasan.


Ada banyak sekali jenis pupuk pembuahan yang bisa anda berikan, salah satunya adalah pupuk hepi yang terdiri dari 

1. 6 gr MKP

2.10 gr KNO3 Putih

3. 12 Gram Karate Plush Boroni


Di camour dengan 5 liter air, disiramkan setiap  seminggu sekali, selama 4 kali pemupukan kocor, setelah dilakukan pemupukan, selanjutnya adalah melakukan stress air tidak menyiram pohon 10 hari atau 2 minggu, kemudian disiram jenuh setelahnya dan besoknya dipangkah pembuahan.


Dengan perlakukan di atas maka potensi pohon anggur berbuah akan semakin besar. sehingga setelah dilakukan pemangkasan pohon akan tumbuh tunas-tunas baru yang membawa bakal bunga.

 Halo sahabat pengangguran, salam satu hobi.

Tanaman Anggur import dulu mungkin sulit ditemui di indonesia, namun belakangan ini anggur import sudah banyak dibudidayakan di indonesia, walaupun indonesia terkenal sebagai negara tropis ternyata banyak sekali jenis anggur import yang sudah terbukti dapat tumbuh dengan baik di indonesia, bahkan sudah banyak para penghobi tanaman anggur mampu membuktikan bahwa  beberapa jenis anggur import genjah sekali untuk dibuahkan.

Sayangnya pemeliharaan anggur import tidak seperti anggur lokal yang sudah lama tumbuh di indonesia, anggur lokal seperti anggur isabela, red master dan juga jenis anggur local lainnya, dapat tumbuh walaupun tanpa pemeliharaan ekstra. tapi beda halnya untuk anggur import, pemeliharaanya benar-benar harus lebih ekstra, dari mulai pemilihan media tanam, pemeliharaan pembesaran, pemeliharaan pembuahan dan pengendalian hama harus benar-benar diperhatikan, jika tidak maka anggur import akan mudah sekali mati atau tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik apalagi sampai berbuah.

Penyebab bunga anggur Rontok atau Gosong

 

Satu permasalahan yang sering dialami oleh para petani anggur import terutama petani anggur pemula adalah rontoknya bunga anggur saat pohon anggur sedang berbunga, atau bahkan ada yang bunganya sampai gosong, alhasil anggur gagal berbuah. bahkan ada juga setelah bunga menjadi beri si berinya pun rontok.

 

Pada saat anggur sedang berbunga, merupakan masa kritis, dimana pohon dan juga bunga anggur harus mendapatkan perawatan ekstra hati-hati, jika salah pemeliharaan maka resikonya bunga bisa rontok.

 

 Rontoknya bunga anggur/beri anggur yang masih kecil tentunya bukan tanpa penyebab, penyebab utamanya pada umumnya bukan karena faktor alam, tapi kebanyakan karena pengalaman dan kurang ke hati-hatian dalam merawatnya.

 

Ini Penyebab kenapa Bunga anggur rontok atau gosong

Di artikel kali ini saya akan uraikan berdasarkan pengalaman yang saya analisa yang menyebabkan kenapa bunga anggur  atau beri buah anggur yang masih kecil bisa sampai rontok hingga gagal untuk berbuah.

 

1. Karena Kekurangan air / kelebihan air

Faktor pertama kenapa bunga anggur sampai rontok, ini bisa disebabkan oleh air yang terlalu berlebih atau air yang terlalu kurang.

 

Yang harus diperhatikan pada saat anggur berbunga adalah media tanam jangan sampai terlalu basah dan jangan sampai terlalu kering hingga daunnya layu, pastikan media tanam tetap lembab, ingat selalu jaga kelembaban, jika terlalu kering, maka boleh disiram, jika dinilai terlalu basah, maka hentikan untuk beberapa hari penyiraman,  jumlah air dan frekuensi penyiraman tidak bisa menjadi patokan, yang menjadi patokan adalah media tanam, anda harus mampu memastikan media tanam tetap lembab selama anggur berbunga. jangan kering dan jangan becek, karena itu bisa menyebabkan bunga anggur berguguran, alias rontok.


2. Hindari penyemprotan Pestisida atau POC

Penyebab kedua adalah karena anda melakukan penyemprotan pestisida baik itu fungisida maupun insektisida atau pun penyemprotan pupuk POC (Pupuk Organik Cair) misalnya saat anggur berbunga.


Sebaiknya hindari untuk menyemprot pestida atau apapun pada saat anggur berbunga, karena jika terkena bunga, walaupun dosisnya rendah beberapa kasus bisa menyebabkan bunga anggur rontok, bahkan bunga anggur yang baru menjadi beri sebesar kacang hijau pun jika disemprot bisa menyebabkan rontok berjatuhan.

Jika memang penyemprotan diperlukan, pastikan penyemprotan tidak mengenai bunga anggur atau tidak mengenai beri anggur yang masih kecil, jika itu terjadi bisa jadi bunga anggur anda akan rontok.


Saat anggur berbunga adalah masa paling kritis, salah pemeliharaan bisa berakibat fatal pada rontoknya bunga anggur, sebaiknya saat anggur berbunga jangan diperlakukan macam-macam, biarkan saja dulu dan kontrol penyiraman media tanam hingga bunga anggur mekar dan menjadi beri.


3. Jangan memberi pupuk apapun saat anggur berbunga.

Saat anggur berbunga sebaiknya tidak diberi pupuk apapun, baik dikocor maupun pupuk yang disemprot pada daun, karena bisa menyebabkan bunga anggur rontok, baik pupuk dengan dosis tinggi maupun pupuk dengan dosisi rendah.

Pemupukan Lanjutan  pembuahan baru dilakukan kembali saat bunga sudah menjadi beri sebesar kacang hijau, dengan pupuk dosis rendah seiring waktu dosisnya ditambah sesuai dengan yang disarankan.


Pengalaman adalah guru yang tebaik, belajar dari pengalaman orang lain, membuktikannya sehingga pengalaman kita bertambah, mudah mudahan uraian di atas tentang penyebab rontoknya bunga atau buah anggur dapat menambah wawasan anda,

 

Salam hijau salam satu pengangguran :)

 

Salam Satu Hobi, Sesama penghoby dunia pertanian tentunya tidak boleh pelit ilmu, Kali ini saya ingin membuat artikel tentang Kombinasi media tanam terbaik yang dapat digunakan untuk menanam berbagai tanaman seperti anggur, sayuran, tanaman hias dan lain sebagainya yang ditanam menggunakan pot atau planterbag, plastik dan media serupa lainnya.

Media tanam adalah kunci untuk tumbuh kembang tanaman yang kita tanam, jika media tanam baik secara otomatis kemungkinan besar tanamanpun akan tumbuh subur, cepat besar dan panen maksimal.

Kita sudah kenal bahwa media tanam adalah media untuk menanam yang pada umumnya hanya sebatas tanah, sayangnya, jika hanya mengandalkan tanah kemungkinan besar tidak bisa membuat tanaman tumbuh maksimal, berhubung kandungan nutrisi ataupun mikroorganisme baik penyokong pertumbuhan yang terdapat dalam tanah secara umum sangatlah minim, sehingga untuk membuatnya subur peranan pupuk kimia jadi lebih boros.

Media tanam terbaik untuk sayuran dll

 

Oleh karena itu sebelum menanam tanaman budidaya ataupun tanaman hias dalam pot diperlukan pengolahan media tanam terlebih dahulu dengan menyiapkan media tanam yang sudah dipastikan kesuburanya, sehingga peranan pupuk kimia bisa dikurangi hingga 50%.

Ada banyak sekali kombinasi media tanam yang disarankan oleh para penghoby tani untuk menunjang pertumbuhan tanaman yang kita tanam, apapun cara pengolahannya sebenarnya baik dan boleh digunakan selama bisa membuat tanaman yang kita tanam tumbuh subur, cepat pertumbuhannya bahkan tanpa harus banyak dibantu pupuk kimia.

Di artikel kali ini saya hanya ingin share kombinasi media tanam yang saya gunakan untuk menanam tanaman dalam pot. media tanam ini sangat bagus dan sudah terbukti sangat membantu tumbuh kembang tanaman dengan lebih baik tanpa harus banyak melakukan pemupukan secara kimiawi.

 

Bahan-Bahanm Membuat Media tanam terbaik untuk segala tanaman

Selain membuat subur tanaman yang kita tanam, media tanam ini dapat juga ikut mempengaruhi kesuburan tanah yang ada disekitarnya, jika penanaman dilakukan langsung dalam tanah.

Berikut adalah kombinasi bahan-bahan untuk pembuatan media tanam terbaik versi saya yang bisa anda coba praktikan sendiri:

 

1. Tanah Lembang / Tanah Bawah pohon bambu /Tanah biasa juga bisa

Untuk mendapatkan media tanam yang baik, tanah yang dipilih sebaiknya tanah yang terbukti berkualitas dan sudah terbukti memiliki kesuburan berbeda daripada tanah lainnya, tanah lembang yang bisa dibeli di toko-toko tanaham hias yang biasanya ada dipinggir jalan.

Tanah Lembang

Jika tidak ada tanah lembang, tanah di bawah perakaran bambu pun tidak kalah subur, tanah ini terkenal dengan kandungan jamur trikoderma dan unsur lainnya yang bermanfaat untuk tumbuh kembang tanaman.

Jika tidak ada, maka tanah biasa pun bisa digunakan, dengan catatan tanahnya tidak tercemar dengan limbah kamar mandi, sampah plastik atau bahan bangunan, tanah tersebut bisa anda gunakan.


2. Sekam Bakar.

Bahan yang kedua adalah sekam bakar, Sekam bakar dapat di beli di penjual bunga di pinggir jalan, atau yang tinggal diperkampungan bisa membuat sendiri.

Sekam Bakar

 

Sekam bakar dalam media tanam sangat bagus untuk rumah mikro organisme tanah yang bermanfaat, rongga-rongga yang terdapat dalam sekam bakar digunakan oleh mikroorganisme tanah tersebut untuk berkembangbiak.

 

3. Pupuk Kandang

Bahan yang ke 3untuk membuat media tanam sangat subur dan organik adalah pupuk kandang seperti misalnya Kohe Kambing, Kohe sapi dan kotoran-kotoran hewan herbipora lainnya.

Kohe Kambing

 

Pupuk kandang dapat dicampurkan ke dalam media tanam yang akan digunakan dengan perbandingan 1/3 dari pupuk alami.


5. Sekam Lapuk/ Seresah /kompos daun / sampah ornanik

Bahan yang ketiga adalah bahan organik dari daun-daunan yang sudah busuk, bisa juga menggunakan sekam mentah atau lapuk, yang sudah membusuk, jika tidak ada bisa menggunakan sampah organik dapur dedaunan yang sudah menjadi kompos.

Contoh Kompos daun bambu
 

Bahan ini sangat berguna untuk bahan dekomposisi mikroba dalam tanah, yang merubah bahan dekomposisi menjadi senyawa organik yang bermanfaat bagi tanah sehingga dapat mendukung untuk tumbuh kembang tanaman menjadi lebih subur.

 

6. Pupuk Hayati

Selain ke 3 bahan di atas, tambahkan juga pupuk hayati, yaitu pupuk yang didalamnya mengandung banyak sekali mikroba pembenah yang dapat membantu menyuburkan tanah yang dapat membantu pemperbaiki pertumbuhan tanaman.

Pupuk Hayati Pembenah tanah


Saat ini ada banyak sekali produk pupuk hayati yang bisa kita beli dipasaran, tentunya dengan harga yang bermacan-macam, beberapa merk yang cukup banyak digunakan diantaranya:

  • Bio Elixir
  • Oxygenic 
  • Bio Ornaik
  • dll.

Pupuk tersebut bisa dicampurkan kedalam campuran media tanam dengan takaran 1/10 atau sesuai petunjuk, dengan menggunakan pupuk hayati maka kita bisa memastikan bahwa mikroorganisme yang terdapat dalam media tanam yang akan digunakan itu dipastikan baik sehingga tanah menjadi lebih subur dan perkembangan tanaman menjadi lebih baik. 


7. Isolat Trikoderma

Trikoderma adalah sejenis jamur yang dapat membunuh jamur patogen yang sangat berbahaya bagi tanaman, trikoderma ini disebut juga fungisida alami, karena keberadaanya dapat membantu memusnahkan jamur-jamur patogen yang terdapat di dalam tanah yang berbahaya untuk tanaman, seperti jamur fusarium yang dapat mengganggu akar dan lain sebagainya. 

Isolat Trikoderma

 

Untuk mendapatkan trikoderma, sebenarnya bisa dibuat sendiri, tapi yang lebih praktis adalah membelinya, karena saat ini banyak sekali isolat trikoderma dalam bentuk serbuk yang tersedia di pasaran dengan berbagai merk dan harga.

Isolat trikoderma dapat ditambahkan pada campuran media tanam yang akan digunaka, diaduk-aduk sehingga tanah dipastikan mengandung trikoderma di dalamnya yang dapat mengatasi   jamur-jamur jahat di dalamnya.

 

8. Abu Sisa Pembakaran Kayu atau bahan pembakaran bahan organik,

Abu atau sisa hasil pembakaran sempurna ternyata dapat ditambahkan pada media tanam untuk meningkatkan PH tanah, dengan menambahkan Abu maka PH akan tetap seimbang, selain itu abu juga bermanfaat untuk menyuburkan tanah karena abu mengandung beberapa unsur hara yang bermanfaat untuk tanaman diantaranya Kalium, fosfor, kalsium, magnesium, dan ferrum yang bermanfaat bagi tanaman sehingga dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Abu Sisa pembakaran

 

Silahkan tambahkan Abu pada media tanam sebanyak 1-2 genggam tangan saja.


9. Asam Humat

Asam humat digunakan agar tanah lebih gembur sehingga memiliki kesuburan yang baik untuk tumbuh kebang tanaman.


Cara membuat media tanam

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat media tanam dengan bahan-bahan di atas:

1. Campurkan Tanah, Sekam Bakar, Kompos daun dan Kohe kambing dengan perbandingan 3:1:1:1.

2. Tambahkan Isolat trikoderma secukupnya

3. Tambahkan juga pupuk hayati dengan takaran sesuai keterangan pada kemasan.

4. Tambahkan 2 genggam abu sisa pembakaran

5. Tambahkan juga asam humat 2 sendok

6. Campurkan semua bahan diatas hingga tercampur dengan baik.


Media tanam dengan campuran di atas dapat langsung digunakan tanpa harus di permentasi ulang,  media tanam di atas dapat digunakan untuk menanam berbagai tumbuhan seperti anggur, tanaman sayuran, dan lain sebagainya.

Dengan menggunakan kombinasi media tanam di atas, maka tanah akan sangat subur dan bisa menghemat penggunaan pupuk kimia hingga 50%.

Salam pengangguran!. di artikel ini saya hanya ingin mendokumentasikan dan berbagi pengalaman dulu pada saat memutuskan untuk budidaya anggur import/ anggur luar negeri. ternyata selain memeliharanya yang paling sulit adalah pada saat mencari bibit anggur yang benar-benar bagus dan valid/asli, mudah-mudahan informasi pada artikel ini dapat menambah wawasan anda tentang bibit anggur. 


Berdasarkan pengalaman pada saat memutuskan ingin membeli bibit, ternyata banyak yang harus dipertimbangkan, dari mulai jenis bibit, variant dan juga harga.   yang paling sulit adalah memilih bibit yang benar karena jika kita amati jenis pembibitan anggur pun bermacam-macam ada yang  melalui grafting, atau ada juga yang melalui stek, tentunya untuk pemula akan sulit menentukan mana yang harus dipilih apakah yang grafting atau yang melalui stek.


Untuk saya pribadi pada saat ingin membeli bibit anggur, kekhawatiran saya cuma satu, saya takut tertipu dengan validitas bibit yang dibeli, kita salah memilih bibit, sehingga tidak sesuai dengan yang diharapkan. jangan sampai kita pelihara bibit ber tahun-tahun, namun setelah berbuah ternyata tidak original tidak sesuai dengan jenis anggur yang diinginkan, atau anggur yang kita tanam sulit untuk berkembang dan posturnya kecil.

 

Hal tersebut kemungkinan bisa dialami oleh siapapun, oleh karena itu untuk memberikan info tambahan untuk anda terutama yang masih pemula di artikel ini saya akan memberikan tips membeli bibit anggur impor agar yang benar agar anda tidak kena tipu. 


Tips membeli bibit anggur import agar tidak menyesal

Anggur import adalah anggur luar negeri yang dipaksakan ditanam di indonesia, pada saat membeli bibit anggur import ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai berikut:
 
 

Kenali  Grafting VS Ownroot

Umumnya ada 3 jenis pembibitan anggur yang sering ditanam, yang pertama adalah grafting (okulasi) dan yang kedua adalah ownroot dari batang stek dan yang ketiga adalah dari bijinya.
 
 
Grafting adalah jenis pembibitan dengan cara okulasi menyambung batang atas dan batang bawah, batang atas umumnya batang dari jenis tanaman anggur import yang masih muda (entrees) yang akan kita budidayakan, sementara batang bawahnya (root stock)  umumnya dipilih dari jenis anggur lokal yang sudah sangat cocok dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di indonesia.
 
 
Sementara Ownroot adalah jenis pembibitan anggur yang langsung ditanam dari potongan batangnya langsung.
 
 
Dari ketiga jenis bibit tersebut tentunya kita harus memilih bibit yang tepat untuk dibudidayakan agar anggur import dapat tumbuh dan berkembang, tahan terhadap hama dan juga bisa menghasilkan  buah yang maksimal.

Jenis Bibit anggur mana yang sebaiknya dipilih?

Untuk budidaya anggur jenis local, kita bisa memilih jenis bibit ownroot ataupun grafting, sementara jika anggur yang ingin kita tanam adalah anggur import yang paling bagus adalah memilih bibit dari hasil grafting, karena bibit hasil grafting adalah jenis bibit yang menggabungkan antara anggur local dan anggur import.
 
Batang bawah adalah batang anggur local yang sudah cocok hidup ditanam di indonesia, sementara batang atas adalah batang dari anggur import, sehingga pertumbuhannya dapat dipastikan akan baik.
 
Ada juga beberapa petani anggur yang bertanam anggur import hasil ownroot, sayangnya sejauh ini masih banyak perdebatan mengenai perkembangannya, sebagian besar ada yang kurang berhasil, seperti batang tidak vigor (besar), dan produksi buahnya pun sering gagal. 

Lebih baik pilih yang pasti-pasti aja, untuk anggur import saya sarankan lebih baik pilih dari jenis pembibitan hasil grafting, toh jenis ini sudah banyak yang berhasil.

Ini yang harus dipertimbangkan pada saat membeli bibit Anggur import ?

Jika anda mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan bibit anggur, anda beruntung karena anda akan mengetahui dengan pasti bibit seperti apa yang sebaiknya dipilih, sehingga anggur dapat dipastikan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik dan dapat berbuah lebat pada saat ditanam. 
 

Sementara untuk pemula ada - beberapa hal yang harus ditanyakan kepada penjual mengenai bibit anggur yang akan anda beli, beberapa pertanyaan yang bisa anda ajukan adalah sebagai berikut:
 
 

1. Pilih bibit hasil grafting (okulasi)
Tanyakan ini, dan pastikan untuk memilih bibit hasil grafting, untuk anggur import hasil graftingan dengan batang bawah (rootstock) anggur lokal dan batang atas import sudah terbukti dapat tumbuh dan berkembang dengan baik bahkan dapat berbuah lebat, karena secara otomatis akar sudah bisa menyesuaikan dengan iklim indonesia.
 

2. Kenali jenis grafting yang digunakan dan pilih yang bagus?
dari banyaknya teknik grafting, 2 jenis grafting yang sering digunakan adalah sambung sisip dan sambung pucuk. 
 
Pastikan anda memilih grafting sambung pucuk, biasanya grafting jenis ini kita sudah bisa memastikan bahwa root stock atau rs batang bawahnya sudah berakar. karena sambung pucuk umumnya dilakukam pada saat batang sudah tumbuh tunas dan itu artinya sudah terbentuk akar pada batang.
 
 
Contoh grafting sambung pucuk (anggur)


 
Namun bisa juga anda memilih bibit hasil grafting sisip, namun harus ditanyakan usia dari bibit tersebut, beberapa kasus grafting sambung sisip entrees bagian atas yang disambung tetap dapat tumbuh namun batang bawahnya (rootstock) belum berakar dengan baik, alhasil seiring waktu anggur bisa mati dan. jadi pastikan jika memilih grafting sambung sisip akar sudah terbentuk kuat.
 
Contoh Grafting sambung sisip 

 
Jika memilih bibit grafting sambung sisip, maka pastikan akar dari bibit sudah terbentuk dan usia benih sudah lebih dari 1 bulan, lebih lama lebih bagus.
 
 

3. Rootstock yang digunakan
Jenis rootstock atau akar batang di bagian bawah yang digunakan pastikan local seperti dari variant Isabella, Red master (RM) dll. beberapa jenis anggur local seperti isabella sahat tahan terhadap hama, ini akan membuat perkembangan tanaman anggur gratingan dapat tumbuh dengan baik.
 

4. Pilih Penjual terpercaya
Pastikan untuk memilih penjual terpercaya, anda bisa membeli di group-group facebook dari anggota yang sudah terpercaya, atau di market place.
 
 

5. Jangan tergiur dengan harga murah
Pastikan anda tidak tergiur dengan harga murah, pembuatan benih anggur import berkualitas tentunya perlu usaha dan waktu untuk mengembangkannya, sehingga kemungkinan besar tidak akan dijual murah. yang murah khawatir abal-abal dan tidak valid atau original, jadi mahal juga tidak apa-apa yang penting valid/ original dan punya kualitas.
 

6. Pilih jenis anggur import yang sudah terbukti dapat  berbuah dengan baik di indonesia
Ada banyak sekali anggur import ada yang perawatannya sulit bahkan ada yang sulit berbuah, pastikan ketika membeli bibit anggur import pilih jenis anggur yang sudah terbukti mudah sekali berbuah, berbuah banyak atau genjah dan mudah perawatannya.

berikut beberapa variant anggur import yang sudah terbukti berhasil ditanam di indoesia.

a. Anggur Ninel
b. Anggur Jupiter
c. Anggur Transfiguration
d. Anggur Akademik
e. Anggur Dixon
f. Anggur Harold
g. Anggur Romeo
h. Anggur Manicure Fingger
i. Anggur Veles
h. Anggur baikonur

dll. silahkan gabung group budidaya anggur di facebook agar wawasan anda tentang dunia anggur bertambah.

Halo sobat pengangguran, artikel yang sedang anda baca ini merupakan dokumentasi saya pribadi saat belajar tentang budidaya anggur, memelihara anggur memang tidak mudah namun sangat menyenangkan pada saat memeliharanya karena penuh dengan metode dan eksperimen, rasanya sangat puas sekali ketika kita mampu membuat tanaman anggur kita dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta mampu menghasilkan buah secara bagus dan maksimal sesuai yang diinginkan.

 

Sobat pengangguran, di artikel kali ini saya hanya ingin fokus  berbagi informasi tentang teknik pruning pada cabang tersier agar anggur cepat berbuah, semoga bermanfaat untuk yang membacanya.

 

Pruning adalah suatu proses pemangkasan dan pemeliharaan pohon anggur dari mulai pembentukan dimasa vegetatif sampai seterusnya.

 


Purning atau pemangkasan pada pohon anggur umumnya dilakukan pada saat kita ingin membentuk cabang sekunder, pada saat ingin membentuk cabang tersier dan juga pada saat anggur yang kita tanam ingin dibuahkan, jika tidak ada pemangkasan maka anggur tidak akan berbuah dengan maksimal.

 

Purning untuk pembentukan cabang sekunder sebenarnya bisa saja tidak dilakukan tergantung dari teknik, bisa saja dengan membelokan batang primer anggur secara horizontal sehingga menjadi batang sekunder, namun bisa juga dilakukan pemotongan pada ujung batang primer dengan ketinggian tertentu, sehingga tunas bud atau tunas air pada batang primer dapat tumbuh dan berkembang untuk dijadikan cabang sekunder. itu semua legal dan diperbolehkan tergantug teknik yang dipilih si petani anggur.

 

Sementara pemangkasan pada cabang tersier umumnya dilakukan pada saat cabang tersier sudah menumbuhkan daun lebih dari 14 daun. pemangkasan pada cabang tersier  sekaligus menggunduli pohon anggur dilakukan tujuannya untuk memanipulasi tanaman anggur agar mendapatkan keadaan seperti saat mereka berada di tempat asalnya di daerah sub-tropis dengan 4 musim, pada musim gugur seluruh daunnya rontok dilanjutkan dengan musim dingin yang membuat mereka memasuki masa dormant /istirahat atau tidur.

 

 Selanjutnya saat memasuki musim semi mereka akan kembali tumbuh dengan membawa cluster-cluster bunga. Dengan melakukan pemangkasan kita tidak hanya membantu tanaman anggur untuk berbuah tetapi juga sekaligus menata percabangan sesuai dengan keinginan.

 

Agar anggur cepat berbuah pemangkasan pada cabang tersier harus dilakukan sekaligus menggundulinya.  karena jika tidak tanaman anggur kita akan sulit untuk berbuah dan walaupun mampu bebuah, hasilnya tidak akan sesuai dengan yang kita inginkan.

 

Dalam memotong cabang tersier anggur cepat berbuah, ada banyak teknik yang bisa dilakukan oleh para petani anggur, teknik yang dipilih sebaiknya disesuaikan dengan jenis variant anggur yang kita tanam, namun teknik tersebut bisa kita coba pada tanaman anggur kita apapun jenis tanaman anggurnya.

 

Kapan pemangkasan (Pruning) sebaiknya dilakukan 

Pruning awal dilakukan tidak tergantung pada usia tanaman anggur, namun yang dijadikan pertimbangan adalah dengan memperhatikan ukuran dan kematangan batang anggur, jika ingin dilakukan pemangkasan pada batang primer ataupun skunder, pastikan batang sudah berkayu /berwarna kecoklatan dan ukuran batang minimal sebesar pensil atau berukuran minimal (7 mm), lebih besar dan lebih matang justru lebih bagus.

 

Sementara pruning untuk membuahkan tanaman anggur yang kita tanam, dilakukan pada batang tersier setelah kita biarkan batang tersier tumbuh sampai lebih dari 14 daun. jumlah melakukan pruning pada batang tersier umumnya menyesuaikan dengan jumlah anggur berbuah, anggur dalam setahun mampu berbuah biasanya 2-3 kali tergantung variant. kita bisa memangkasnya untuk dipaksa melakukan pembuahan setiap 4 bulan sekali.


4. Teknik Pemangkasan cabang tersier anggur agar cepat berbuah

Agar pohon anggur berbuah, maka perlu dilakukan pemangkasan pada batang tersier, bahkan hingga menghabisi daunnya, jangan khawatir dua minggu ke depan akan tumbuh bagus kok, yang penting diperhatikan terus.

 

Pemangkasan sebaiknya dilakukan di awal musim kemarau atau diakhir musim hujan, karena pada saat musim hujan anggur sedang dalam masa dormant (fase tidur/ istirahat katanya), jika dilakukan pruning untuk pembuahan pada fase ini dikhawatirkan tidak maksimal dan pohon anggur akan mudah terkena hama.

 

Lebih baik dilakukan di awal atau pada saat musim kemarau, dan atau setelah 4 bulan setelah pruning cabang tersier sebelumnya.

 

Berikut 4 teknik pemangkasan cabang tersier pada anggur agar cepat berbuah.

 

1. Reset Spur Pruning

Pemangkasan cabang tersier pertama yang dapat dipilih adalah teknik reset spur Pruning, teknik ini dilakukan dengan cara memotong habis cabang tersier tanpa menyisakan tunas satupun pada cabang tersier. tapi jangan khawatir walaupun tunas di babat habis cabang sekunder dari ruas tersebut akan muncul tunas bud baru yang akan tumbuh dan berkembang dan membawa cikal buah. 

Reset spur pruning

 

Reset spur sebaiknya dilakukan jika bertepatan dengan musim kemarau. ini berguna untuk memperbaharui cabang tersier apabila cabang tersier sebelumnya sudah tua/ tidak prima.

Perlu diingat, sebaiknya reset spur dilakukan pada cabang tersier yang dikembangkan dari tunas utama/tunas bud, karena tunas bud kualitasnya bagus, pertimbangkan melakukan reset spur pruning pada cabang tersier yang ditumbuhkan dari tunas air.


2. Short Spur Pruning

Short Spur atau pemangkasan pendek adalah pemangkasan cabang tersier dengan menyisakan 1 sampai dengan 3 tunas pada cabang tersier. jika ingin menyisakan 2 tunas, maka pemotongan harus dilakukan di bawah ruas ketiga atau jika ingin menyisakan 1 tunas maka pemotongan dilakukan tepat di bawah ruas ke dua, begitu juga jika ingin menyisakan 3 tunas.

 

Short spur pruning 2 tunas

 

Sama halnya dengan reset spur, short purning sebaiknya dilakukan di musiam kemarau, agar pertumbuhan lebih baik dan maksimal.


3. Medium Spur Purning

Medium spur atau pemangkasan medium adalah pemangkasan cabang tersier dengan menyisakan 5 sampai dengan 7 tunas.

Jika setelah pruning dilakukan, namun tunas paling atas tumbuhnya di ruas ke 5 maka ruas ke atasnya harus dipotong agar mampu mengoptimalkan nutrisi pada tunas yang tumbuh tersebut.

 

4. Long Spur Purning

Long Spur atau pemangkasan panjang dilakukan pada cabang tersier dengan menyisakan 10 sampai 12 mata tunas.


Dalam satu pohon bisa bereksperimen menggunakan teknik macam-macam.

Mungkin diantara anda pemula seperti saya pernah bertanya, apakah dalam satu pohon bisa bermacam-macam teknik pruning spur yang bisa digunakan ?
 
Sepertinya tidak ada standar khusus, apa teknik yang harus dipilih, kita bisa bereksperimen sendiri, maka yang cocok untuk tanaman anggur kita, bahkan dalam satu pohon anggur kita bisa menggunakan teknik bermacam-macam, dari mulai reset spur, long spur maupun short spur. silahkan bereksperimen hingga mendapatkan teknik purning yang cocok, menghasilkan buah yang banyak dan maksimal itu adalah yang terbaik.


Ini dokumentasi saya tentang memahami budidaya anggur agar tak lupa, karena selain hobi berhidroponik saya kebetulan hobi bertanam anggur memeliharanya sambil menikmati hidup ditemani secangkir kopi di pagi hari.

 

Apa yang disampaikan pada artikel ini sebenarnya sangat sederhana, yaitu tentang cara membedakan tunas air, tunas bud/tunas utama dan sulur pada pohon anggur, untuk pemula pengetahuan tentang tunas iar, tunas BUD dan sulur ini perlu diketahui dan dipahami agar kita mampu memelihara pohon anggur yang ditanam dengan baik dan benar, dari mulai fase pegetative (pembesaran) hingga fase generatif (pembuahan).

 

Untuk mengetahui mana yang disebut tunas air, tunas bud dan sulur, kita harus mengetahui dulu karakteristik pohon anggur.

 

Pohon anggur umumnya dapat tumbuh dengan batang yang membentuk ruas- ruas, dimana di setiap ruas biasanya ditumbuhi daun, tunas air, tunas bud dan juga terkadang sulur, setiap ruas biasanya selalu terdapat satu tangkai daun, tunas air dan tunas bud, sementara sulur terkadang ada terkadang tidak.

 


 

Baik tunas bud, tunas air maupun tunas sulur, memiliki peran masing masing, tunas air adalah tunas yang digunakan untuk membantu tanaman anggur berfotosintesis dari mulai awal pertumbuhan hingga besar sehingga pohon anggur tumbuh dan berkembang, sementara tunas bud adalah tunas utama yang dapat membentuk cabang baru dan juga yang dapat menghasilkan bakal bunga buah anggur, sementara sulur gunanya untuk pohon anggur mengikatkan diri pada ajir untuk merambat.

 

Tunas air umumnya lebih mudah tumbuh dibandingkan dengan tunas bud, sementara tunas bud lama sekali tumbuh kecuali dilakukan penumbuhan  dini dengan cara-cara tertentu. Baik tunas air maupun tunas Bud keduanya dapat dijadikan bakal cabang sekunder, maupun cabang tersier dari pohon anggur.


Membedakan tunas air, tunas bud dan sulur

Untuk membedakan tunas air, tunas bud  pada pohon anggur dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

Jadi Pada setiap ruas pohon anggur, pasti selalu ditumbuhi tuas bud, daun dan juga tunas air dan kadang ada sulur untuk merambat dan mengikat.

 

Apakah tunas Air bisa dijadikan batang tersier?

Tunas air umumnya digunakan oleh pohon anggur untuk membantu potosintesis sehingga pohon anggur dapat tumbuh dan berkembang dengan cepat, tunas air juga dapat digunakan untuk pembentukan cabang sekunder maupun cabang tersier jika diinginkan.

Selain itu juga tunas air dapat digunakan untuk membentuk cikal bakal buah, namun jika cabang tersier dikembangkan dari tunas air, biasanya kualitas buah nya kurang bagus jika dibandingkan dengan bakal buah dari tunas bud.

Seperti yang dikutif dari artikel luar negeri berikut:

 


 

Menurut artikel di atas, "...jika kita menumbuhkan batang tersier dari tunas air, maka akan rentan terhadap hama dan juga akan menghasilkan buah yang kecil......."

 

Tunas air sebaiknya di potong untuk menumbuhkan tunas Bud, atau untuk membesarkan tunas air yang lainnya yang pertumbuhannya kurang, selama masa pegetativ, tunas Air bisa dipotong dan disisakan 1 daun, sementara pada saat perencanaan pembuahan, tunas air umumnya dibabad habis (disetek/pruning) sehingga pohon anggur hanya menyisakan, batang primer, batang sekunder dan batang tersier, tunas bud dari batang tersier yang sudah dipotong, tunas budnya akan tumbuh dan berkembang membawa bakal buah.

 

Tunas Bud sebaiknya dipilih untuk dijadikan batang tersier.

Tunas bud baik sekali digunakan untuk batang sekunder dan juga batang tersier, sebaiknya pada saat kita membentuk batang tersier untuk bakal pembuahan, lebih baik dipilih tunas bud untuk dikembangkan dibanding dengan tunas air, karena bakal buah dari tunas utama/tunas bud umumnya memiliki kualitas yang lebih baik, daya tahan batang lebih kuat  jika dibandingkan batang dari tunas air.


Mengenal 3 jenis tunas bud

Tunas bud pada ketiak daun ruas pohon anggur ada 3 jenis dan harus dapat kita kenali dengan baik. perbedaan ke 3 jenis tunas bud tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

a. Bud Pegetatif

Bud pegetatif adalah tunas utama yang dapat tumbuh dan berkembang untuk cikal bakal batang baru, tunas jenis ini dapat digunakan untuk membentuk cabang sekunder maupun cabang tersier.

 

b. Tunas Generatif

Tunas bud generatif adalah tunas yang dapat menghasilkan bakal buah, tunas jenis ini sebaiknya dipelihara dan dibesarkan jika kita hendak membuahkan pohon anggur yang kita tanam. sebaiknya saat memutuskan untuk membuahkan pohon anggur, pastikan batang pohon anggur sudah berwarna coklat dan ukurannya minimal sebesar batang pulpen.


c. Tunas Bud Campuran

Ini merupakan tunas bud yang dapat dignakan untuk batang tunas baru dan juga sekaligus dapat menghasilkan bakal buah.