Linkjuice maupun backlink adalah dua istilah yang tidak asing dikalangan praktisi seo, meskipun memiliki perbedaan keduanya adalah dua hal yang saling berkaitan yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

Linkjuice bisa di ibaratkan sebagai sebuah kekuatan untuk point yang diperoleh halaman blog atau situs yang bersumber dari link yang masuk, baik itu dari luar maupun dari dalam blog itu sendiri. Seperti halnya pemungutan suara, banyaknya suara yang diperoleh adalah kekuatan untuk bisa memenangkan pemilu, sama halnya dengan linkjuice semakin banyak sumber linkjuice yang tertuju kesuatu halaman akan semakin meningkatkan pagerank halaman tersebut.

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan link baik itu dengan cara langsung maupun tidak langsung, cara langsung maksudnya melalui strategi membangun backlink, seperti mengomentari blog, social bookmarking, dummy blog, social media marketing dan cara lainnya dimana Anda berusaha menempatkan link menuju halaman situs Anda baik melalui situs luar atau situs Anda sendiri, Sedangkan cara tidak langsung adalah, Usaha yang Anda lakukan yang berfokus kepada penyajian  kualitas isi artikel, tanpa Anda sadari pengunjung yang membaca artikel yang Anda sajikan, dijadikan referensi oleh mereka dan mereka menempatkan link ke halaman situs Anda sebagai sumbernya, link semacam ini bisa disebut backlink natural. kumpulan link yang masuk menuju halaman blog Anda itu disebut linkjuice, dan diantara link link tersebut memberikan point yang berbeda, tergantung dari pagerank berapa link tersebut datang.


Konsep Linkjuice yang bersumber dari link dofollow?

Kita asumsikan memiliki dua situs,  situs A dan situs B, misal situs A punya 1 dofollow backlink dan site B tidak punya backlink satupun, situs A akan memiliki prioritas yang lebih tinggi untuk ditampilakn dihalaman SERP dibanding dengan situs B, karena situs A menerima linkjuice dari link yang berasal dari situs luar yang mengarah kepadanya.
Apa yang terjadi jika situs B memiliki satu dofollow backlink juga dari luar, mana yang memiliki prioritas, ini tergantung dari sumber linknya, bisa jadi 2 link saja yang mengarah kepada situs B lebih baik dari 4 link yang mengarah ke situs A. jika link-link yang mengarah ke situs A punya link-link yang mengarah keluar situs lainnya selain A.
Untuk memahami kasus diatas kita gunakan hitung-hitungan kasar menggunakan studi kasus seperti dibawah ini:

Linkjuice dari backlink dua arah
Linkjuice dari halaman situs yang memiliki backlink dua arah
Dari gambar diatas, situs O, P, Q dan R memiliki masing-masing 1 link yang mengarah ke Situs A, situs O,P, Q dan R juga selain link ke situs A dia juga punya punya masing-masing 3 Link yang mengarah ke situs lainnya, jadi situs O, P, Q dan R masing-masing punya 4 link yang mengarah ke luar, nilai point yang diberikan situs tersebut ke situs A hanya 25% saja  (100% / 4) ,
dari kasus diatas situs A akan menerima point nilai total sebesar 100% (masing-masing 25% dari O,P,Q dan R).


Linjuice dari backlink satu arah

Linkjuice yang diperoleh dari backlink satu arah

bandingkan dengan situs B, jika situs B memiliki link masuk dari 2 situs, sebut saja situs H dan I, link dari situs tersebut mengarah hanya pada situs B saja misal masing-masing 1 link, dari kasus diatas, situs B akan memiliki point linkjuice sebesar 200%, didapat dari situs H sebesar 100%, dan dari situs I sebesar 100%. 

Kesimpulan kasus ini adalah untuk menempati posisi yang baik di SERP, halaman situs yang memiliki sumber backlink yang berlimpah belum tentu bisa menagalahkan halaman situs dengan sumber backlink yang sedikit, tergantung link seperti apa dan dari mana sumber link tersebut berasal.



Konsep link Juice yang berasal dari link-link nofollow?

Untuk link nofollow yang mengarah kehalaman situs kita itu tidak akan menambah point linkjuice halaman kita, meskipun sumbernya dari situs yang berpagerank tinggi. untuk saat ini kita harus hati-hati dalam berinteraksi dengan link nofollow ini, terutama ketika kita membangun internallinking (link yang mengarah kehalaman yang lain dalam situs yang sama), karena untuk saat ini meskipun link nofollow yang mengarah keluar tidak dapat berdampak menambah point halaman yang ditujunya,link nofollow yang mengarah keluar berarti kebocoran point linkjuice, meskipun link tersebut tidak akan meambah point halaman yang ditujunya.

Misal dalam satu halaman terdapat 3 link keluar, 2 link adalah link dofollow dan menuju halaman kita lainnya dalam satu situs yang sama, sedangkan 1 link lainnya adalah link nofollow dan menuju kehalaman luar situs kita, menurut perhitungan kasar link juice, maka point yang akan diperoleh untuk 2 link dofollow untuk halaman situs kita masing-masing hanya 33% (100% /3 ) itu karena 33% lainnya akan terbuang untuk menggantingan link nofollow yang mengarah keluar, itu artinya point link yang diperoleh dari sebuah halaman dimana kita menempatkan backlink di dalamnya adalah hasil bagi oleh sejumlah link yang ada pada halaman tersebut, meskipun link tersebut adalah link nofollow.

Perbedaan linkjuice dengan backlink?

Barangkali banyak yang masih bingung membedakan linkjuice dan backlink, dari apa yang saya pahami, backlink adalah link yang diletakan pada halaman situs lain yang merujuk kehalaman yang kita miliki sedangkan linkjuice adalah, istilah dari kumpulan backlink-backlink yang punya andil dalam memberikan point pagerank halaman, link tersebut bisa berasal dalam halaman lain dalam satu situs atau halaman diluar situs, untuk kasus linkjuice backlink tersebut harus datang dari backlink dofollow, apa itu backlink dofollow, silahkan baca Apa perbedaan backlink dofollow dan nofollow.



Kesimpulan yang dapat kita ambil usahakan link yang membentuk linkjuice kehalaman kita adalah link yang:
berasal dari artikel yang relevan dengan artikel pada halaman kita.
link dofollow yang bersumber dari situs yang memiliki pagerank yang tinggi.
link dofollow dari halaman yang memiliki konten yang berkualitas.
link dofollow dari Halaman yang muncul pada halaman pertama SERP.

hati-hatilah dalam memburu backlink dengan berkomentar pada blogdofollow yang autoaprove, blog seperti itu memiliki kemungkinan besar terindikasi sebagai blog tidak sehat (spam) yang dibenci google yang bisa berdampak kepada blog kita melalui link yang kita letakan, alih-alih kita mendapatkan backlink berkualitas, tetapi malah mendapatkan penalty dari google.