Agar mesin pencari memiliki referensi untuk mengindex seluruh isi blog dan bagian-bagian penting yang terdapat dalam sebuah blog, mesin pencari pada umumnya akan menggunakan sitempat yang dimiliki oleh blog yang bersangkutan untuk ditelusuri dan diindex, tujuannya tentu saja agar bagian-bagian penting pada blog tersebut dapat tersimpan di basis data pencarian mesin pencari, sehingga blog yang bersangkutan akan lebih mudah dikenali dengan baik oleh mesin pencari dan lebih mudah ditemukan di hasil pencarian dengan kata kunci relevan.

Sitemap bisa juga disebut sebagai peta situs, sebuah alat navigasi untuk robot mesin pencari agar lebih mudah ntuk menelusuri dan mengindex bagian-bagian penting isi blog anda, sitemap seiring perkembangannya biasanya dibuat menggunakan format xml, dan didalamnya berisi daftar url-url artikel yang terdapat pada blog anda.

Cara mudah membuat sitemap atau petasitus di wordpress blog

Keberadaan sitemap dalam sebuah blog benar-benar sangat penting sekali, sehingga harus kita pastikan bahwa sitemap pada blog tersedia, dapat berjalan dan berfungsi dengan baik, tapi sayangnya tidak semua flatform blog menggenerate sitemapnya secara otomatis, ada beberapa blog dimana sitemapnya harus kita persiapkan sendiri secara manual.

Pada blog berflatform blogspot sitemap sudah degenerate secara otomatis  oleh mesin blog itu sendiri, sehingga kita tidak perlu repot-repot untuk membuatnya, setiap kali artikel postingan dipublish maka sitemap agan diupdate secara otomatis, namun untuk blog top level domain yang dibuat menggunakan CMS (Conten Manajemen System) wordpress (WP) sitemap tidak degenerate otomatis, sehingga jika anda kebetulan memiliki blog berflatform wordpress anda perlu menyeiapkan sitemap sendiri secara manual.

Berhubung untuk blog wordpress sitemap tidak disajikan secara otomatis, maka disini saya akan membahas bagaimana cara menyiapkan sitemap untuk blog top level domain anda yang dibuat dengan cms wordpress.

Cara Membuat Sitemap Untuk Blog Wordpress.

Untuk membuat website blog top level domain yang dibuat dengan wordpress ada 2 cara yang bisa kita gunakan, bisa membuatnya secara manual atau menggunakan plugin khusus.

Tapi tentu saja yang paling mudah dan praktis adalah menggunakan plugin wordpress, dengan menggunakan plugin, sitemap akan degenerate secara otomatis dan setiap kali artikel postingan bertambah sitemap akan di update secara otomatis.

Tapi untuk menambah wawasan anda saya akan coba menyajikan panduan bagaimana cara membuat sitemap secara otomatis menggunakan plugin wordpress dan juga menggunakan cara manual.

A. Cara membuat sitemap wordpress Tanpa Plugin (Not Recomended)

Cara manual menurut saya kurang direkomendasikan tapi untuk menambah wawasan anda tidak ada salahnya saya coba sajikan panduan membuat sitemap untuk blog wordpress anda secara manual.

Untuk membuat sitemap wordpress secara manual ada 2 alternatif yang bisa anda pilih yaitu, dengan bantuan tool pihak ke 3 dan tanpa bantuan tool sama sekali alisa dibuat manual, tapi tentu saja jika anda memilih cara manual tanpa bantuan tool anda harus memiliki skill tentang script XML dan saya yakin anda akan kesulitan.

Cara membuat sitemap dengan cara manual tidak akan dibahas kita akan bahas membuat sitemap wordpress tanpa plugin dengan bantuan tool. ada banyak sekali tool-tool gratis online yang bisa digunakan, silahkan cari saja tool Generate XML menggunakan google anda akan menemukan banyak sekali tool-tool online yang dapat membantu anda membuatkan sitemap blog wordpress anda.

Berikut tool yang bisa anda coba:

1. xml-sitemap

Untuk menggunakan tool ini silahkan buka alamat
https://www.xml-sitemaps.com
Tool ini dengan mudah akan membuatkan sitemap untuk anda, anda tinggal memasukan halaman utma blog wordpress anda kemudian generate, maka tool tersebut secara otomatis akan membuatkan file sitemap.xml yang bisa anda upload di server honsting blog wordpress anda menggunakan CPanel.

Sitemap yang dibuat dengan cara ini memiliki banyak kekurangan, setelah anda berhasil memasangnya pada blog wordpress anda, isi file sitetemap tidak akan otomatis diupdate setiap kali artikel bertambah, sehingga mau tidak mau kita harus sering membuatnya menguploadnya kembali setiap kali jumlah artikel bertambah, anda tentu akan kerepotan.

2. Menggunakan kode PHP

Yang kedua yang cukup efektif menurut saya adalah menggunakan script php khusus yang dapat menggenerate sitemap secara otomatis, namun sayangnya jika anda memilih cara ini maka anda harus paham php untuk membuatnya terturama php untuk framework wordpress (perintah-perintah kode wordpress), jika anda paham maka ini bisa anda buat lebih mudah.

Tapi jika anda tidak menguasai php anda tidak perlu membuatnya sendiri, anda bisa mencari kode-kode wordpress di internet untuk menggenerate sitemap blog wordpress anda secara otomatis.

Di balik kelemahan sitemap wordpress yang dibuat tanpa plugin tentu ada kelebihan, sitempat wordpress yang dibuat secara manual tanpa plugin tidak akan membebani situs wordpress anda sehingga server wordpress anda akan tetap ringan.

B. Cara Membuat Sitemap Blogwordpress dengan plguin Google XMP Sitemap (Recomended)

Cara yang paling praktis untuk membuat sitemap wordpress adalah menggunakan plugin khusus wordpress, pasti anda tau blog yang dibuat dengan template wp begitu sangat dinamis, karena didukung oleh banyak sekali plugin gratisan ataupun berbayar yang siap digunakan.

Plugin dapat mendukung hal-hal kecil yang tidak terdapat dalam instalasi standar wordpress anda, salah satunya adalah untuk membuate sitemap blog wordpress anda.

Ada banyak sekali plugin wordpress untuk membuat sitemap yang bisa kita gunakan, tapi ada salah satu plugin wordpress untuk mebuat sitemap yang sangat popular dan banyak sekali digunakan dan sangat recomended untuk anda gunakan,  yaitu plugin Google XML Sitemap.

Anda bisa memasang plugin ini jika anda belum memasang plugin sitemap dari plugin SEO By Yoast agar tidak terjadi conflick.

Plugin ini cukup populer dan memiliki reputasi baik yang dapat menggenerate sitemap blog wordpress anda dengan standar google, dan yang luar biasa dari plugin ini adalah, plugin ini sudah diunduh sebanyak 14 juta kali dan memiliki rating rata-rata 4,7 dari 5.

Dengan menggunakan plugin ini maka sitemap atau peta situs blog wp anda secara otomatis akan selalu melakukan update setiap kali jumlah artikel dan struktur wordpress anda berubah, begitu sangat peraktis sehingga tidak akan menghabiskan waktu anda.

Bagaimana cara memasang Plugin ini?

Untuk memasang atau menginstal plugin wordpress sangatlah mudah, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Silahkan anda masuk ke halaman utama akun wordpress anda:
http://nama_blog_wp_anda.com/wp-admin

 2. Kemudian pada bilah menu utama wordpress anda, silahkan anda pilih menu plugin > tambah plugin

Cara Menambah dan memasang plugin wordpress


 3. Silahkan lakukan pencarian plugin pada fasilitas kotak pencarian yang disediakan dengan kata kunci "Google XML Sitemap", kemudian silahkan anda instal.

cara instal Google xml sitemap wordpress plugin

Tunggu sampai instalasi selesai, kemudian Aktifkan Plugin.

Dimanakan alamat sitemap blog saya?

Setelah anda berhasil melakukan instalasi plugin Google XML sitemap dan berhasil mengaktifkan plugin tersebut, maka secara otomatis blog wp anda sudah memiliki sitemap yang bisa anda pasang di google webmastertool atau bing.

Alamat sitemap anda adalah:
http://nama_blog_wp_anda.com/sitemap.xml
Untuk memastikan bahwa sitemap blog wp anda sudah berjalan dengan baik, anda bisa mengakses alamat sitemap blog anda, dengan pola url diatas.
 

Jangan Lupa submit Sitemap Blog WP anda di mesin pencari

Untuk memaksimalkan penelusuran website anda oleh mesin pencari dan untuk mempercepat index blog wordpress anda, setelah anda membuat sitemap untuk blog anda anda harus mensubmitnya di layanan mesin pencari terutama mesin pencari paling populer yaitu bing dan google dengan menggunakan alamat sitemap blog anda diatas.

Cara submit sitemap di mesin pencari google dan bing, silahkan baca:
Cara submit sitemap/petasitus di google dan bing

Dengan submit peta situs di layanan mesin pencari maka blog anda akan lebih cepat untuk diindex sehingga akan mudah ditemukan dimesin pencari.


Itulah Cara Membuat sitemap.xml atau petasitus untuk blog top level domain dengan menggunakan CMS wordpress. semoga membantu.

Sebenarnya Untuk mempelajari wordpress atau untuk memodifikasi template wordpress secara mudah dan cepat anda bisa install wordpress secara offline di komputer pribadi anda secara lokal menggunakan xampp, sehingga tidak perlu jaringan internet.

Barangkali anda pernah punya keinginan untuk mempelajari template wordpress yang akan anda gunakan untuk blog pribadi anda, namun anda kesulitan karena anda menganggap bahwa untuk menjalankan wordpress perlu membeli layanan webhosting dulu, dan  sayang anda belum punya dana untuk membeli atau menyewa layanan webhosting untuk menginstalnya.

Jangan khawatir, karena wordpress bisa diinstal dan dijalankan di komputer lokal, sehingga jika anda ingin dipelajari wordpress atau ingin membuat template wordpress, anda bisa menginstal dan menjalankan wordpress secara offline di komputer lokal anda.

Benar ini salah satu kelebihan wordpress, karena sifatnya opensource kode wordpress bisa kita dapatkan secara gratis dan bisa kita instal di komputer local secara offline untuk dipelajari atau untuk dimodifikasi sesuai keinginan.

Cara Instal wordpress di komputer local dengan xampp


 Wordpress merupakan salah satu CMS (content manajenem system) yang dibuat dengan script PHP, cms yang satu ini merupakan salah satu cms paling  populer di dunia dan banyak sekali digunakan oleh blogger-blogger profesional untuk halaman blog pribadinya.


Disini saya akan menjelaskan bagaimana cara menjalankan cms wordpress di komputer local, sehingga anda yang kebetulan belum pengalaman bisa mempelajarinya lebih dalam tanpa harus selalu terhubung ke internet.

Persiapan untuk Instal Wordpress di komputer Local

Untuk menjalankan wordpress di komputer pribadi ada beberapa tool atau woftware pendukung yang harus anda instal terlebih dahulu di komputer anda, sebagai berikut:

1. Aplikasi Xampp

Xampp adalah bundle aplikasi untuk mengenambangkan halaman web, xampp berisi tool-tool yang dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi web berbasis PHP, sehingga dengan menggunakan xampp kita tidak perlu repot-repot melakukan konfigurasi tool-tool yang dibuthkan untuk mengembangkan halaman web berbasis PHP, karena xampp akan melakukannya secara otomatis untuk kita sehingga kita tinggal menggunakannya dengan mudah.

Beberapa tool yang dibundle didalam xampp diantaranya adalah:

a. Apache
Merupakan webserver yang dapat menerjemahkan script web sehingga menghasilkan halaman web.

b. Mysql
Basis data yang cukup populer yang digunakan untuk mengelola data yang dilibatkan di halaman web.

c. PHPMy Admin
Database administrator untuk basis data mysql, sehingga memudahkan mengelola data yang dibuat di basis data mysql.

d. Dan tool-tool lainnya yang dapat mendukung pengembangan halaman web

Untuk menginstal dan menjalankan wordpress, di komputer local, xampp perlu kita instal do komputer kita, silahkan anda download terlebih dahulu xampp untuk anda instal di komputer anda menggunakan link di bawah ini:
Download xampp
 

#2. CMS Wordpress offline.

CMS wordpress adalah kode wordpress yang harus kita simpan untuk membuat blog berflatform wordpress.

Untuk mendapatkan kode wordpress, anda bisa mendownloadnya di situs wordpress.org, untuk mendownload CMS wordpress offline terbaru anda bisa klik disini.

#3. HeidySQL (Optional)

Hidy SQL adalah Aplikasi database administrator gratis yang bisa anda gunakan untuk mengelola basis data mysql.
Sebenarnya tanpa heidysql kita masih bisa menggunakan phpmyadmin yaitu tool berbasis web yang terdapat di dalam bundle xampp, cuma menurut saya phpmyadmin kurang enak digunakan, sebagai alternatif saya pribadi lebih suka menggunakan heidysql karena lebih mudah digunakan.

Silahkan download terlebih dahulu aplikasi heidysql untuk diinstal di komputer anda.


Langkah-langkah instalasi dan Menjalankan Wordpress di komputer lokal

Silahkan anda download tool-tool yang diperlukan untuk menjalankan wordpress di komputer local
yaitu xampp, cms wordpress dan juga heidisql (optional).

Setelah tool-tool di atas anda download, berikutnya adalah melakukan instalasi wordpress dikomputer local, langkah-langkahnya sebagai berikut:

Langkah #1 - instal xampp di komputer anda.

Saya tidak akan menjjelaskan secara panjang lebar langkah-langkah instalasi xampp disini karena akan terlalu panjang, langkah-langkahnya anda bisa baca di artikel berikut:
Cara Instal xampp untuk menjalankan applikasi web

Silahkan anda instal xampp di drive D:/ sehingga setelah diinstal lokasi xampp akan di D:/xampp

Sekarang silahkan anda buka folder xampp hasil instalasi anda, di D:/xampp, kurang lebih strukturnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini:

struktur folder xampp untuk instalasi wordpress
Di dalamnya anda akan melihat folder dengan nama htdocs, folder itu adalah folder yang harus anda gunakan untuk menyimpan file-file wordpress anda.

Jadi anda nanti harus mengekstrack cms wordpress anda dan simpan atau arahkan ke folder htdocs yang terdapat didalam foleder xampp yang berhasil anda instal.

Langkah #2 - Extract CMS Wordpress.

Setelah xampp berhasil anda instal, langkah berikutnya adalah mengekstract CMS Wordpress yang sudah anda download sebelumnya.

Silahkan anda ekstract kode CMS wordpress yang sudah anda download menggunakan tool ekstractor seperti winzip atau winrar, jangan lupa kasih nama.

Arahkan ke folder htdocs, yang terdapat didalam folder xampp hasil instalasi anda sesuai contoh di atas lokasinya di D:/xampp/htdocs.

Jika file ektract saya kasih nama wordpress maka lokasinya berada di D:/xampp/htdocs/wordpress/

Langkah #3 - Jalankan Xampp-control

Setelah xampp di instal dan cms wordpress di simpan di folder htdocs yaitu D:/xampp/htdocs/wordpress, langkah berikutnya adalah menjalankan aplikasi xampp.

Setelah xampp di instal biasanya xampp control akan di tempatka di disektop, untuk menjalankan xamp control alternatifnya:
a. double click applikasi xampp-control di desktop atau

b. pilih start menu kemudian cari dengan mengetik xampp, kemudian setelah ditemukan silahkan anda klik xampp-control, atau

c. Masuk ke folder instalasi xampp, sebagai contoh: D:/xampp/
didalamnya cari file dengan nama xamp-control.exe, seperti gambar dibawah ini:

aktifkan xampp control untuk menjalankan wordpress


Silahkan doubleclick untuk mengaktifkannya, jika berhasil akan keluar aplikasi Xampp control seperti gambar di bawah ini:

Mengaktifkan xampp control untuk menjalankan dan menginstal wordpress

Silahkan aktifkan Apache dan Mysql dengan menekan tombol di sampingnya yang bertulisakan start jika belum aktif, sehingga tulisan tombol berubah dari start menjadi stop seperti terlihat pada gambar di atas.

Apacehe akan digunakan untuk webserver local, sedangkan mysql untuk basis data yang nanti digunakan untuk basis data wordpress.


Solusi Jika XAMPP Error ketika distart
Adakalanya ketika menekan tombol start untuk mengaktifkan Apache dan juga mysql terjadi Error, dan Apaceh atau Mysql tidak mau Start.

Jika kebetulan terjadi pada xampp anda, ada kemungkinan port yang digunakan oleh xampp sudah digunakan lebih dulu oleh palikasi lain.

Untuk mengatasi error yang mungkin terjadi, anda bisa baca artikel berikut: 
Mengatasi Apaceh dan Mysql pada xampp tidak bisa runing atau error

Langkah #4 - Cek Apakah xampp sudah berjalan dengan Normal?

Pastikan bahwa xampp sudah berjalan dengan baik, untuk memastikannya, silahkan buka
browser yang biasa anda gunakan (mozila firefox, google chrome, microsoft edge dll), kemudian ketikan localhost pada browser anda, jika sudah berjalan akan tampil seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

tampilan utama xampp


Langkah #5 - Buat Basis data untuk Wordepress

Setelah xampp berjalan dengan normal, langkah berikutnya membuat basis data untuk wordpress, langkahnya adalah sebagai berikut:

a. Buka Browser anda (mozila firefox, google chorome dll).

b. Ketikan localhost/phpmyadmin kemudian tekan enter, akan tampil basisdata administrator phpmyadmin seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

membuat basisdata mysql menggunakan phpmyadmin untuk wordpress
Silahkan tekan tab Basis data kmudian, Buat basis data baru, masukan nama basis data misal wordpress, kemudian tekan tombol buat.

Basis data akan berhasil dibuat dan siap anda gunakan untuk aplikasi wordpress anda.

Langkah #6 - Instal blog wordpress Anda

Setelah basis data di buat sekarang saatnya menginstal CMS wordpress di komputer anda menggunakan xampp.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:
a. Pastikan kode CMS wordpress sudah anda ekstract dan simpan di folder htdocs di dalam folder instalasi xampp anda, untuk contoh misal di D:/xampp/htdocs/wordpress

Lihat lagi pada Langkah #2 - diatas.

b. Sekarang buka Browser anda (mozila firefox atau googlechrome)

c. Ketikan  localhost/wordpress
wordpress diasmumsikan nama folder wordpress yang anda ektract yang disimpan di D:/xampp/htdocs, jika nama foldernya misalkan wp, berarti yang harus anda ketikan adalah localhost/wp, tergantung nama folder wordpress yang anda berikan ketika diekstract.



Anda akan disajikan tampilan untuk instal wordpress, dengan langkah-langkah sebagai berikut:


Silahkan pilih "Bahasa Indonesia" kemudian tekan tombol Lanjutkan. untuk ke tahap berikutnya

Di Tahap berikutnya tekan saja tombol "Ayo"

Kemudian pada tahap berikutnya anda akan diminta untuk melakukan konfigurasi data wordpress seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

konfigurasi basis data wordpress pada instalasi
Nama Basis data: isi dengan wordpress, silahkan sesuaikan dengan nama basis data anda, untuk contoh karena pada tahap #5 sebelumnya kita sudah membuat basis data dengan nama wordpress maka disini kita isi wordpress.

Nama Pengguna: isi dengan root, untuk pengguna basisdata mysql defaultnya adalah root.

Password: kosongkan saja, secara default password basisdata mysql adalah kosong

Host Basis data:isi dengan  localhost

Prefiks TableL : wp_ ,biarkan saja apa adanya.

Jika data yang diminta sudah diisi, Tekan tombol kirim, kemudian di tampilan berikutnya tekan tombol "Jalankan instalasi".

Instalasi wordpress di komputer local menggunakan xampp
Judul situs: silahkan isi judul situs anda
Nama Pengguna: masukan nama pengguna anda misal admin (nama pengguna ini digunakan untuk login ke wp-admin, jangan sampai lupa)

Password: isi dengan password anda (untuk login

Email: masukan juga email

Jika data yang diminta sudah diisi silahkan tekan tombol "Instal wordpress"

Sampai tahap diatas anda sudah berhasil menginstal wordpress di komputer anda secara local menggunakan xampp.

Tahap selanjutnya silahkan anda login ke halaman akun wordpress anda
localhost/wordpress/wp-login.php.

kemudian masukan user dan password yang anda buat pada tahap instalasi di atas.

Jika berhasil anda akan masuk ke halaman utama akun wordpress anda, anda bisa memasang plugin, memilih template, membuat artikel postingan dan lain sebagainya yang berkaitan dengan halaman wordpress anda.

dan anda sudah berhasil mengakses halaman blog wordpress anda secara local dengan alamat:
localhost/wordpress

Kesimpulan:

Demikian cara instal wordpress di komputer local secara offline menggunakan xampp, dengan menginstal wordpress di komputer local anda lebih mudah untuk mempelajarinya tanpa harus selalu terhubung ke internet.
menginstal wordpress secara offline di komputer lokal kadang digunakan oleh pengembang template wordpress untuk membuat template wordpress dan juga untuk para pemakai wordpress pemula yang ingin memplajari wordpress lebih dalam.

Untuk mempelajari wordpress yang harus anda pahami adalah script PHP sebagai script utama yang menyusun template wordpress.
 semoga bermanfaat.

Mengkaji perbedaan wordpress.com dan wordpress.org - Ketika berkeinginan untuk membuat blog, ternyata banyak sekali pilihan situs penyedia layanan blog yang bisa kita gunakan, dan hampir sebagian besar situs penyedia layanan blog bersifat gratis. Diawal saya mulai ngeblog, situs penyedia layanan blog yang pertama kali saya kenal dan saya gunakan adalah blogspot.com atau blogger.com, saya lebih memilih layanan blog tersebut di karenakan ada brand google dibelakangnya, namun seiring dengan banyaknya referensi yang saya dapatkan mengenai dunia blog, ada satu blog lagi yang saat ini membuat saya penasaran dan tertarik untuk menggunakannya, blog tersebut adalah wordpress, silahkan baca: Alasan memakai wordpress untuk top level domain.

Setelah mendapatkan informasi yang cukup mengenai apa itu wordpress dan bagaimana cara membuat blog di wordpress, pada akhirnya saya mendapatkan informasi bahwa dibelakang nama wordpress ternyata ada dua situs besar yang menggunakan nama tersebut, yaitu wordpress.com dan wordpress.org,   munculah pertanyaan dibenak saya mengenai perbedaan kedua situs besar tersebut, terutama dalam membedakan wordpress.com dan wordpress.org, barangkali pertanyaan saya tersebut mengenai wordress sempat juga terlintas dibenak anda, pada artikel ini saya akan coba membahas sedikit mengenai perbedaan kedua situs wordpress tersebut.

Mengkaji perbedaan wordpress.com vs wordpress.org

Perbedaan wordpress.com dan wordpress.org

Sebenarnya kedua situs tersebut memiliki brand yang sama yaitu wordpress, dari beberapa referensi yang saya baca, keduanya sama namun memiliki perbedaan tujuan, adapun perbedaan antara wordpress.com dan wordpress.org sebagai berikut:

Wordpress.com

Wordpress.com adalah situs penyedia layanan blog gratis seperti halnya blogspot.com / blogger.com, jadi jika anda berkeinginan ingin membuat blog semi gratis menggunakan wordpress, maka  anda bisa buat di situs wordpress.com, namun sayangnya blog yang kita buat di wordpress.com akan memiliki banyak keterbatasan, sebagai berikut:

a. Kapasitas blog yang dibatasi sampai 3 GB, jika lebih maka kita akan dikenakan biaya tambahan.

b. Blog tidak bisa dikostumisasi secara pribadi, tidak seperti di blogspot.com blog yang kita buat di wordpress.com hanya bisa menggunakan template-template blog bawaan yang disajikan oleh wordpress.com dan tanpa bisa di modifikasi dan di customisasi ulang

c. Blog yang dibuat di wordpress.com tidak bisa dimonetisasi.

d. Kurang bersahabat dengan mesin pencari google, tetap saja google lebih mengutamakan blogspot jika dibandingkan dengan blog yang dibuat dengan layanan blog lain.

e. Meskipun blog yang kita buat di wordpress.com bisa kita ganti menjadi top level domain, semuanya penuh dengan keterbatasan dan kita sebagai pemilik blog tidak punya kendali penuh atas  blog yang kita miliki, semuanya ada di kendali team wordpress sendiri. dan semuanya secara mandiri di maintenance atau dirawat oleh team dari wordpress.com.

f. Fasilitas-fasilitas tambahan seperti plugin dan lain sebagainya yang dibutuhkan oleh blog wordpress.com tidak gratis.

Namun dibalik keterbatasan ternyata blog yang kita buat di wordpress.com masih memiliki kelebihan, karena kendali penuh berada di team wordpress.com, blogger tidak berlu bersusah payah untuk melakukan maintentance terhadap struktur kode blog yang bersangkutan, baik itu seo maupun yang lainnya, barangkali untuk blogger yang hanya bisa posting, ini akan sedikit menguntungkan. karena mereka tidak perlu bersusah payah melakukan pemeliharaan struktur template secara mandiri.

Baca juga: cara membuat blog terbaru di blogger: lengkap

Wordpress.org

Sedangkan situs Wordpress.org adalah salah satu situs yang menyajikan segala macam fasilitas yang dibutuhkan untuk membangun cms blog wordpress,  jika wordpress.com merupakan penyedia layanan blog, maka wordpress.org adalah sebuah komunitas global yang menyediakan segala bentuk fasilitas wordpress, salah satunya  menyajikan file cms wordpress yang bisa kita download dan bisa kita gunakan untuk blog dengan hosting dan domain pribadi secara gratis.

Jika kita ingin membuat blog wordpress pribadi atau blog dengan nama domain sendiri (.com, .org, .co.id, dll)  atau blog yang kita hosting secara pribadi namun dengan menggunakan cms wordpress, kita bisa mendownload-terlebih dahulu file cms wordpress secara gratis di situs wordpress.org, kemudian membeli domain pribadi beserta web hostingnya, dan gunakan file cms wordpress untuk halaman blog pribadi kita.

Adapun beberapa kerugian dan keuntungan membuat blog top level domain dengan wordpress adalah sebagai berikut:

a. Harus mengeluarkan biaya, setidaknya jika kita memutuskan untuk membuat blog dengan hosting pribadi menggunakan cms wordpress, kita harus mengeluarkan biaya, biaya akan menyesuaikan dengan kapasitas blog yang kita gunakan

b. Anda harus memiliki keahlian memodifikasi kode template wordpress, ini akan merepotkan jika saja anda tidak tau seluk beluk bahasa pemrograman web, untuk meintenance kode template blog wordpress, setidaknya anda harus memahami bahasa pemrograman web, seperti HTML, CSS, javascript dan PHP, untuk kasus ini sepertinya tidak perlu khawatir jika anda mau belajar, karena banyak template-template gratis yang siap kita gunakan.

c. Situs sepenuhnya milik anda, beda halnya ketika kita membuat blog domain pribadi di wordpress.com, tetap saja kepemilikan situs bukan sepenuhnya milik anda, namun tetap menjadi milik wordpress.com, namun jika anda membuat blog wordpress dengan hosting pribadi, kepemilikan situs tersebut sepenuhnya milik anda, anda bisa modifikasi, mengganti template dan yang lainnya dengan lebih leluasa.

e. Blog wordpress yang dihosting pribadi akan memiliki nilai jual yang cukup berharga, beberapa situs penjualan blog hampir seluruhnya didominasi oleh blog wordpress yang dihosting secara pribadi, dengan nilai jual yang cukup fantastis.

f. Banyak sekali plugin-plugin wordpress yang siap kita gunakan, jika harus memodifikasi blog secara pribadi maka anda harus memiliki keahlian khusus, namun ternyata untuk cara cepatnya misal untuk membuat strukturk blog seo friendly, dan lain sebagainya, yang kita butuhkan hanya menginstal plugin khusus yang banyak sekali tersedia baik itu gratis maupun berbayar.

g. Blog bisa dimonetisasi, karena blog wordpress yang dihosting secara pribadi adalah milik kita sepenuhnya, maka blog memiliki kesempatan untuk dimonetisasi dengan lebih leluasa.


Jika harus memilih membuat domain pribadi antara blog yang kita buat di wordpress.com dengan yang kita hosting secara pribadi menggunakan template yang kita download di wordpress.org, kita kembalikan ke tujuan dan minat masing-masing, jika anda tidak mau direpotkan dengan urusan kode template sebaiknya anda memilih blog wordpress.com untuk anda upgrade dan anda jadikan domain pribadi anda, kesibukan anda barangkali hanya dengan memposting artikel saja, namun jika anda memiliki skil khusus dan senang mengotak-ngatik dan ber eksperimen dengan kode template, dan lain sebagainya, saya sarankan anda  memilih membuat hosting pribadi dengan wordpress, maka blog tersebut akan sepenuhnya menjadi milik anda.

Demikian artikel sederhana tentang Mengkaji perbedaan wordpress.com dan wordpress.org, semoga bermanfaat.