Membuat Laporan dalam bentuk PDF di PHP terutama yang menggunakan framework Code Igniter 4 (CI4), sebenarnya sangat mudah, ada banyak library yang dapat digunakan untuk mempermudah pembuatan laporan pdf tersebut yang sifatnya open source dan mudah digunakan, serta ada banyak sekali tutorial di youtube maupun artikel blog yang membahas akan hal tersebut.


Namun karena pemrograman web saya masih pemula dan bahkan hanya selingan saja, terkadang jarang sekali berinteraksi dengan CI4 hanya untuk kasus-kasus tertentu saja, jadi untuk kasus-kasus tertentu saya sering lupa lagi langkah-langkahnya jika dikemudian hari saya harus berinteraksi lagi dengan CI4.

 

So melalui artikel ini saya hanya ingin mendokumentasikan beberapa catatan penting bagaimana cara mengintegrasikan TCPDF pada CI4 versi saya.

 

Mengintegrasikan dan menggunakan TCPDF di CI4 untuk membuat laporan PDF

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa kita coba untuk mengintegrasikan TCPDF di CI 4 agar dapat digunakan untuk membuat laporan dalam bentuk file PDF.


Oh ya saya disini kebetulan tidak menggunakan composer, jadi yang saya gunakan adalah cara manual saja. langkahnya adalah sebagai berikut:

 

1. download library TCPDF

    download saja disini:https://github.com/tecnickcom/tc-lib-pdf

 

2. Extract dan letakan dilokasi projek ci4 kamu di folder app\Config\Libraries\

 Ganti saja nama folder hasil extract misal menjadi tcpdf seperti gambar di bawah ini:



3. pada projek ci4 kamu, buka file App\Config\Autoload.php, kemudian modifikasi sedikit di bagian dalamnya menjadi:


4. Untuk mencetak laporan PDF, saya buat file ProdukModel.php di folder models ci4, seperti kode berikut:

<?php

namespace App\Models;

use CodeIgniter\Model;

class ProdukModel extends Model {

    protected $table = 'produk';
    protected $primaryKey = 'ProdukID';
    protected $allowedFields = [
        'ProdukID',
        'NamaProduk',
        'Harga',
        'Stok'];

} 

Kemudian selanjutnya saya buat  file PDFReport.php di Controllers, dengan isi seperti kode di bawah ini:

<?php

namespace App\Controllers;

use App\Models\ProdukModel;
use TCPDF;

class PDFReport extends BaseController {

    protected $pModel;

    public function __construct()
        {     

            $this->pModel=new ProdukModel();
        }


    public function produk()
        {
            $data =  $this->pModel->findAll();

            $pdf = new TCPDF();
    $pdf->AddPage('P', 'mm', 'A4');
    $pdf->SetFont('', 'B', 12);
    $pdf->Cell(210, 10, "DAFTAR STOK BARANG", 0, 1, 'C');
    $pdf->SetAutoPageBreak(true, 0);
    // Add Header
    $pdf->Ln(10);
    $pdf->SetFont('', 'B', 12);
    $pdf->Cell(10, 8, "No", 1, 0, 'C');
    $pdf->Cell(130, 8, "Nama Barang", 1, 0, 'C');
    $pdf->Cell(35, 8, "Harga", 1, 0, 'R');
    $pdf->Cell(15, 8, "Stok", 1, 1, 'C');
    $pdf->SetFont('', '', 12);
    
    //Add Detail
    $no=0;
    foreach ($data as $row){
        $no++;
        $pdf->Cell(10,8,$no,1,0, 'C');
        $pdf->Cell(130,8,$row['NamaProduk'],1,0);
        $pdf->Cell(35,8,number_format($row['Harga'],2,',','.'),1,0,'R');
        $pdf->Cell(15,8,$row['Stok'],1,1,'C');
    }
    $pdf->SetFont('', 'B', 10);
    $pdf->Cell(210, 10, "Laporan Pdf Menggunakan Tcpdf, Instalasi Tcpdf dengan Download Library", 0, 1, 'L');
    $this->response->setContentType('application/pdf');
    $pdf->Output('Laporan-stok-barang.pdf');
        }
}
Jika bingung dengan perintah di atas, anda bisa baca dokumentasi lengkap TCPDF agar lebih paham.


Kemudian buat route:

//print
$routes->get('produk-pdf/','PDFReport::produk);

hasilnya kurang lebih seperti gambar di bawah ini:






 Sebenarnya sudah lama menggeluti code igniter dan sering juga membuat aplikasi web sekala kecil menengah dengan code igniter, sekarang sih lebih banyak di code igniter 4 atau ci4, tapi karena mungkin sudah lama berhenti, saat mencoba kembali menggunakan kode igniter, tidak jarang muncul error yang disibebkan oleh hal-hal sepele.

 

Ya karena lupa dan sudah lama pakum akhirnya  error ci4 yang muncul yang seharusnya mudah untuk diatasi terasa cukup membingungkan saat melakukan penelusuran.

 

Baru-baru ini karena baru terjun kembali di code igniter4, saat membuat aplikasi web, error pun muncul kembali, error yang saya dapati di projek saya saat dijalankan adalah:

call to a member function result() on bool

 

Sebenarnya error ini tidak asing, dan sering saya alami dan sebenarnya sudah tahu cara mengatasinya, namun berhubung lupa lagi dan tidak sempat saya dokumentasikan penyelesaiannya, akhirnya saya dibuat bingung 7 keliling. wkkw.

 

Nah artikel ini saya buat sebenarnya untuk saya pribadi, jika error tersebut saya alami dikemudian hari agar tidak lupa cara mengatasinya, mudah-mudahan ini juga bermanfaat dan dapat membantu siapapun anda yang mengalami error serupa di code igniter4.

 

Cara mengatasi Error: call to a member function result() on bool di Code Igniter4 

Pada kasus yang saya alami, error tersebut diakibatkan ada kesalahan pada saat akses basis data, entah itu salah nama basis data, salah nama table atau salah nama kolom pada saat kita menggunakan kode SQL untuk akses basis data.

 

Berikut kesalahan yang saya pernah alami yang menyebabkan Muncul Error call to a member function result() on bool saat aplikasi web yang dibuat menggunakan ci4 diakses melalui browser:

 

1. Tidak ada koneksi basis data karena mysql tidak aktif

Puter-puter mencari permasalahan error, eh ternyata mesin basis data mysqlnya tidak aktif, jadi jika anda menggunakan mysql db pastikan basis data mysql anda aktif, kadang karena beberapa hal basis data yang kita sebelumnya start menggunakan xampp tiba-tiba terputus. Jadi pastikan basis data mysql aktif.

 

2. Pastikan nama basis data yang diseting di file konfigurasi tidak salah.

di CI4, Konfigurasi akses ke basis data mysql bisa kita atur di file .env atau di file app>config>Database.php,

Nama basis data harus sama dengan nama di mysqldb

 

Pastikan nama basis  data yang ingin anda gunakan sesuai dengan nama basis data di mysql, ini pernah saya alami karena ada perbedaa huruf akhirnya muncul error seperti di atas.

 

3.Pastikan nama table yana akan diakses di model sama

Yang ketiga pastikan juga pada saat anda membuat model untuk mengakses table di basis data mysql, nama table yang anda cantumkan  sama dengan nama table di myslq.

Nama table di model harus sama dengan table di mysql
 

Bukan hanya nama table, primary key dan allowedFields yang anda deklarasikanpun pastikan sesuai dan cocok, terutama huruf besar dan huruf kecilnya.


 4. Pada saat menggunakan Query, pastikan objek basis data yang diakses sama

Pada saat menggunakan SQL untuk query data dari basis data, pastikan nama-nama objek basis data, nama table, kolom-kolom yang diaksesnya cocok dan sesuai, ini juga kadang menimbulkan error seperti di atas di ci 4.

 

Saya fikir, ada banyak kasus kenapa error di code igniter bisa terjadi, cara-cara di atas itu yang saat ini baru dapat saya identifikasi untuk permasalahan error: call to a member function result() on bool.

 

Kasusnya mungkin berbeda untuk projek teman-teman, seiring dengan apa yang saya alami saya akan coba terus update mengenai solusi-solusi untuk error di atas agar bisa menjadi panduan atau referensi penyelesaian masalah saaat error serupa terjadi di kemudian hari.

 

-Salam Ngoding-




 Anak RPL tentu tidak asing dengna istilah client side scripting maupun server side scripting. Di artikel kali ini saya akan jelaskan secara panjang lebar apa itu client side scripting dari mulai pengertian, konsep jenis dan macam-macam client side scripting serta contoh penyisipan pada kode html.

 

Dalam pengembangan aplikasi berbasis web, ada lebih dari satu script yang harus digunakan hingga aplikasi web memiliki tampilan yang bagus, interaktif serta berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya. Script tersebut adalah script client yang juga sering disebut (client side scripting) dan script server (server side scripting).

 

Pengertian Client Side Scripting vs Server side scripting

Client Side Scripting adalah script-script atau kode perintah untuk mengembangkan aplikasi web atau halaman website dimana script ini diproses dan diterjemahkan secara langsung oleh browser (mozila, google chrome dan lain sebagainya) menjadi tampilan halaman web. client side script tidak memerlukan web server karena dapat langsung diproses oleh web browser.

 

Sementara Server Side Scripting adalah kode atau script untuk mengembangkan aplikasi web yang hanya dapat diproses oleh web server( seperti apache yang dijalankan oleh xampp, glassfish dll) yang berjalan di komputer server (web hosting).

Script server side tersebut akan diproses dan diterjemahkan oleh server web tersebut ke dalam bentuk client side scripting  dalam bentuk intruksi HTML, kemudian hasil pemrosesan tersebut dikirimkan lewat jaringan ke komputer client, komputer client melalui web browser seperti mozila, google chrome akan menterjemahkan script tersebut menjadi sebuah tampilan halaman web.


Memahami Konsep Apliksi web

Untuk lebih jelas memahami tentang client side scripting, yang harus dipahami adalah konsep aplikasi web, bagaimana aplikasi web dapat berjalan dan tampil dengan baik pada saat seorang user mengaksesnya melalui web browser.

 

Ingat aplikasi web adalah, aplikasi yang dapat berjalan menggunakan bantuan web browser seperti mozila firefox, google chrome, safari dan lain sebagainya.

 

Bagaimana konsep aplikasi web tersebut sehingga bisa berjalan, dapat dilihat pada gambar sederhana di bawah ini:

Memahami konsep aplikasi web
Konsep Aplikasi Web

 

Coba lihat bagian server di sebelah kanan, server merupakan sebuah komputer yang menjalankan aplikasi  web server yang fungsinya untuk menyimpan file-file halaman web.

 

Dari gambar di atas bisa dijelaskan bahwa aplikasi web sebenarnya merupakan kompulan file-file seperti file-file gambar, music, suara, file-file script yang di dalamnya berisi gabungan script (script client dan script server) yang disimpan di dalam Mesin Komputer server yang sudah mengaktifkan web server di dalamnya.

 

lihat bagian CLient, pada bagian client pengguna menggunakan perangkat client smartphone atau juga komputer client yang sudah terpasang web browser, untuk menampilkan halaman web yang tersimpan di komputer server, maka pengguna harus menggunakan web borser pada mesin client (baik itu komputer maupun smartphone).

 

Melalui mesin client dan bantuan browser pengguna dapat mengetikan nama domain (contoh facebook.com, google.com, dll) untuk meminta mengakses halaman-halaman web yang dibutuhkan yang terdapat di mesin server melalui (HTTP Request).


Permintaan dari pengguna akan diproses oleh mesin server, apabila pada halaman yang diminta terdapat script server, maka mesin server akan memprosesnya terlebih dahulu menggunakan bantuan web server sehingga script server tersebut diterjemahkan menjadi script client, sementara jika pada file halaman yang diminta terdapat script client, maka server tidak akan menterjemahkannya.

 

hasil pemrosesan server tersebut yang berupa script client kemudian langsung dikirimkan ke mesin client (HTTP response). di mesin client respon dari komputer server akan dibaca dan diproses oleh web broser menjadi tampilan halaman web.

 

Macam-macam Client Side Scripting

 Setelah memahami pengertian client side scripting dan memahami konsep aplikasi web dengan baik, sekarang waktunya mengetahui macam-macam atau jenis client side scripting.

 

Macam-macam client side scripting atau script client adalah sebagai berikut:

 

1. HTML

HTML (Hyper Text Markup Language) merupakan script pokok dalam pengembangan aplikasi web, script html ini ibarat sebuah pondasi, tidak akan ada tampilan web jika tidak ada script html di dalamnya.

Script HTML berjalan disisi client dan akan langsung diterjemahkan oleh webbrowser, script HTML ini relatif sangat mudah untuk dipelajari oleh siapapun walaupun anda seorang pemula.

Script HTML di dalamnya terdiri dari kumpulan elemen-elemen HTML atau tag yang membentuk sebuah kerangka tampilan halaman web yang ingin dibuat.


2. CSS

CSS (Cascading Style sheet), ini merupakan script client yang berfungsi untuk mendekorasi dan mengatur tata letak halaman web.

CSS akan mendekorasi (mendesain) setiap elemen HTML sekaligus juga mengatur tata letaknya sehingga tampilan web sesuai dengan tampilan yang diinginkan.


3. Java Script

Java script merupakan script client yaitu script yang dieksekusi atau diproses oleh web browser (mozila, google chrome dll) yang fungsinya untuk menambahkan unsur interaktif pada tampilan halaman web, ada aksi dari pengguna maka ada reaksi itu adalah peranan javascript, seperti misalnya muncul menu ketika sebuah link diklik, button berubah warna ketika mouse di arahkan di atasnya, membuat fitur drag drop pada halaman web dan lain sebagainya.

Java script tergolong cukup sulit untuk dipelajari, namun untungnya hari ini sudah banyak sekali framework-framework / library java script gratis siap pakai yang dapat mempermudah penulisan javascript sehingga siapapun akan lebih mudah memahaminya dan lebih mudah menambahkan unsur-unsur interaktif menggunakan javascript pada halaman web yang dibuatnya.


Script Server (Server Side Scripting)

Script server merupakan sebuah script yang hanya dapat diproses oleh web server, script ini akan diproses oleh web server kemudian diterjemahkan menjadi script cient berupa script HTML, yang akan dikirm ke mesin client sehingga mesin client akan menterjemahkan script client ini menjadi tampilan halaman WEB.

Ada banyak sekali script server diantaranya yang cukup populer adalah:

1. PHP

PHP cukup sulit dipelajari, untuk memahaminya anda harus belajar algoritma terlebih dahulu, tapi untungnya saat ini banyak sekali library PHP atau framework-framework PHP yang siap digunaakan sehingga pembuatan halaman web dengan PHP menjadi lebih mudah.

PHP dapat berjalan pada mesin server yang sudah mengaktifkan web server apache, apache akan memproses script PHP dan menterjemahkannya menjadi script client (HTML) yang akan dikirim ke mesin client untuk ditampilkan oleh web browser. 

 

PHP sangat populer, bahkan beberapa situs besar seperti facebook dll, menggunakan PHP untuk mengembangkannya. jika anda ingin mempelajari script server saya sangat merekomendasikan mempelajari PHP karena komunitas dan dukungannya sangat besar di seluruh dunia.


Beberapa framework PHP yang cukup populer yang bisa anda pelajari untuk mengembangkan aplikasi web diantaranya:

1. Code-Igniter

2. Laravel

dll.

 

2. Java Server Page (JSP)

Selain PHP, ada juga java server page yang menggunakan script java untuk mengembangkan aplikasi web, java server page dapat berjalan pada mesin server yang mengaktifkan web server glassfish.


dll.


Struktur dan Contoh Penulisan Client Side Scripting

Client side scripting seperti CSS atau javascript ada dan bisa disipkan pada script HTML, jadi CSS dan javascript bisa digunakan apabila sudah ada struktur HTMLnya.

CSS maupun javascript bisa disisipkan secara langsung pada bagian tag Head elemen HTML atau dibuat secara terpisah.


Cara menyisipkan CSS:

1. Internal CSS:

Internal CSS adalah cara menyisipkan file CSS langsung pada bagian Head dari elemen HTML

Contoh:

<html>

    <head>

        ......

        <style type="text/css">

            .......script CSS disisipkan disini

        <style>

    </head>

    <body>

        ........

    </body>

</html>

 

2. Ekternal CSS

Ekternal CSS adalah file intruksi CSS yang dibuat pada file terpisah dengan akhiran *.css, file tersebut kemudian dipanggil pada bagian tag head pada struktur HTML.

Contoh:

misal file css dengan nama contoh.css, untuk menggunakan css tersebut pada struktur html, pemanggilannya seperti di bawah ini:

 

<html>

    <head>

        ......

        <link rel="stylesheet" href="contoh.css">

    </head>

    <body>

        ........

    </body>

</html>

 

 Cara menyisipkan Javascript

Tidak jauh berbeda dengan CSS, javascript juga ketika ingin digunakan, maka disisipkan pada bagian head pada struktur kode html, peletakan javascript dalam kode html bisa dimana saja, tapi umumnya diletakan di bagian ada 2 jenis cara penyisipan javascript pada kode HTML yaitu internal javascript dan external javascript.

1. Javascript Internal 
 
Contoh:
     <html>

        <head>

            ......

            <script type='text/javascript>

                        ....perintah javascript diletakan disini

                   </script>

        </head>

        <body>

            ........

        </body>

    </html>

2. Javascript External
Javascript external adalah script javascript yang dibuat dalam file terpisah dengan akhiran *.js, kemudian file tersebut disisipkan dalam kode html, 
 
Contoh, misal javascript dibuat secara terpisah dengan nama file contoh.js, maka file javascript tersebut dapat disisipkan dalam kode HTML sebagai berikut:

    <html>

        <head>

             ...
            <script src="myScript.js"></script>
             ...

        </head>

        <body>

            ........

        </body>

    </html>
 

Apa yang harus saya Pelajari

Untuk membuat halaman web, maka script di atas baik itu client script maupun server script harus dipelajari seluruhnya. 

Demikian tentang Cient Side Scripting (Pengertian, konsep, macam dan jenis, struktur dan contoh penyisipan dalam html), semoga bermanfaat. 
 
Jika ada pertanyaan silahkan tanyakan dalam komentar.

Code igniter (CI) adalah framework yang cukup populer dikalangan para pengembang tanah air, untuk mengembangkan aplikasi web, framework ini sangat mudah digunakan, ringan dan juga memiliki kemanan yang sudah terjamin. seiring dengan perkembangannya Code Igniter kini sudah merelease Code Igniter versi 4 atau dikenal dengan singkatan CI4, dimana pada versi 4 ini sudah cukup banyak mengalami perubahan dibandingkan dengan versi 3 sebelumnya.

 

Akan tetapi konsep framewok code igniter 4 ini masih sama dengan pendahulunya yaitu mengusung konsep MVC (Model, View danControl), yang memecah MODUL menjadi tiga bagian utama yaitu Model yang berfungsi untuk mengatur proses proses yang berkaitan dengan basis data, view berkaitan dengan urusan tampilan halaman web dan controller berkaitan dengan pengaturan untuk mengintergrasikan model dan view.

 

Sudah banyak diketahui bahwa Untuk mempermudah pengembangan aplikasi web menggunakan code igniter, yang paling umum digunakan adalah aplikasi web server local seperti xampp, laragon, wamp server dan aplikasi web server serupa lainnya, dengan memakai web server local pengembang dapat melakukan ujicoba dengan menggunakan domain localhost secara lebih mudah.

 

Page Not Found 404 pada CI4

Ada banyak permasalahan yang kemungkinan muncul pada saat uji coba pengembangan, satu diantara yang paling banyak dialami oleh pengembang terutama pengembang pemula adalah Page Not Found 404, Error page not found 404 pada code igniter dapat terjadi karena beberapa hal tapi umumnya error ini disebabkan oleh  alamat URL tujuan tidak ditemukan.

 

Sayangnya Terkadang untuk beberapa kasus error page not found 404 pada kode igniter bisa terjadi bukan hanya disebabkan oleh alamat url yang tidak ada, ada beberapa kasus lainnya dimana alamat urlnya sudah benar tapi error page not found 404 masih saja terjadi.

 

Di artikel kali ini saya akan coba uraikan beberapa permasalahan yang bisa menyebabkan page not found 404 pada code igniter 4 beserta cara mengatasinya, mudah-mudahan satu diantara penyebab page not found 404 yang saya uraikan diartikel kali ini cocok dengan permasalahan pada source dari code igniter 4 anda.

 

Mengatasi Page Not Found 404 pada Code Igniter 4

Untuk mengatasi Error page not found 404 pada code igniter anda, langkah pertama anda harus tahu hal-hal yang bisa menyebabkan Error tersebut muncul, berikut uraiannya.

 

1. Penulisan Route salah

Yang pertama yang bisa menyebabkan Error pada Code igniter 4 yang bisa terjadi adalah karena salah dalam penulisan nama Route  misal karena salah menuliskan nama fungsi dan atau nama controller pada route.

Format penulisan Route yang benar pada kode igniter adalah sebagai berikut:

$routes->get('nama-route','NamaController::nama_fungsi');

atau

$routes->post('nama-route',NamaController::nama_fungsi');

Yang harus diperhatikan dalam pembuatan route adalah sebagai berikut:

  • Pastikan nama-route tidak mengandung spasi, bisa diganti dengan menggunakan karakter -
  • Pastikan NamaController penulisan huruf besar dan huruf kecilnya benar, wajib sesuai dengan Nama class dan file Controller yang anda buat.
  • nama_fungsi pastikan penulisannya benar dan tersedia
  • Jika route akan dipanggil menggunakan link maka bisa menggunakan $routes->get (.......
  • Sementara jika alamat route akan dipanggil pada form menggunakan tombol submit, maka pastikan route yang dibuat menyesuaikan dengan method yang digunakan pada form, untuk form yang menggunakan method='get' maka route menggunakan perintah $routes->get(......, sementara jika method pada form menggunakan method='post', maka pastikan intruksi route yang dibuat menggunakan kode $routes->post(........

 

2. Sesuaikan penulisan route dengan atribut method yang digunakan pada Form.

Jika alamat url dipanggil menggunakan tombol submit yang dimiliki oleh sebuah form, maka route yang dibuat harus menyesuaikan dengan method yang digunakan oleh form tersebut.

Misal  :

<form method="post" action="simpan-data">

        .....

        <input type="submit" value="Simpan>

</form>


Form di atas menggunakan method="post", maka jika atribut action pada form memanggil nama route simpan-data, dan nama route simpan-data akan memanggil fungsi simpan_data() pada XController, kode route yang harus dibuat pada file app/config/Routes.php adalah sebagai berikut:

$routes->post('simpan-data',"XController::simpan_data")

Sementara jika form menggunakan method="get", maka, route yang harus dibuat adalah

$routes->get('simpan-data',"XController::simpan_data")

 

 3. Salah dalam penulisan URL pada browser

Pastikan penulisan URL pada browser di komputer local pada saat uji coba benar, umumnya pemanggilan url code igniter 4 yang menggunakan webserver local menggunakan format:

http://localhost/nama_project_kamu/public/nama-route

Pastikan nama_project_kamu, huruf besar dan huruf kecilnya sama sesuai dengan folder project code igniter 4 kamu, jika tidak maka kode igniter akan mengalami error page not found 404.

misal project kamu disimpan pada c://xampp/Sekolah/

maka penulisan yang benar alamatnya harus:

http://localhost/Sekolah/public/nama-route

 Sekolah huruf S nya harus menggunakan huruf besar sesuai nama Project nya, jika menggunakan nama kecil (sekolah), biasanya akan menyebabkan page not found 404, walaupun penulisan nama-route, controlle dan fungsinya benar.

 

4. Ada Error pada Kode fungsi di Controller

Penyebab yang ke 4 yang bisa menyebabkan error page not found 404 adalah disebabkan karena ada kesalahan kode pada bagian fungsi yang terdapat di class Controller.

Cara Mengatasi:

a. Periksa nama kelas Controller barangkali ada kesalahan, nama kelas controller harus sama dengan nama filenya.

b. Periksa nama fungsi, barangkali ada penulisan karakter yang salah sehingga tidak ditemukan

c. Periksa Route, barangkali ada penulisan, pastikan penulisannya benar.

 

Selain cara di atas jika error tetap ada, silahkan uji coba misal dengan menghaspus beberapa code yang dicurigai error dan menjalankan url routenya kembali, biasanya jika ada error pada fungsi dan kode controller terkadang muncul error 404.


5. Ada Perubahan Code pada File-file bawaan code igniter.

Ini pun kadang terjadi apalagi untuk kamu yang masih pemula, jika ke 4 langkah di atas dipastikan benar, maka coba panggil halaman default kode igniter yaitu dengan menulisakan URL:

http://localhost/nama_project_ci_4_kamu.

umumnya harus keluar halaman bawaan kode igniter kamu, jika tidak muncul bisa jadi ada intruksi code igniter terutama pada file-file bawaan kode igniter yang termodifikasi tanpa senagaha. ini pernah saya alami, karena di beberapa file bawaan code igniter yang sempat syaa buka, file tertambahkan karakter khusus karena keyboard error atau beberapa karakter tertekan tanpa sengaja, alhasil error.

 Upload Code Igniter 4 (CI4) ke webhosting untuk domain utama maupun subdomain sebenarnya sangatlah mudah, tapi untuk pemula saya yakin akan merasa bingung, itupun yang terjadi pada saya saat mengupload CI4 ke webhosting, tidak seperti CI3, CI4 ini sedikit berbeda caranya.

 

Setelah membaca beberapa artikel tentang cara upload Ci4 ke hosting pun, saya masih dibuat bingung, namun setelah mencoba beberapa kali berjam-jam, akhirnya menemukan solusinya dan ternyata tidak sesualit yang dirasakan sebelumnya.


Mengenai Code igniter ini sebenarnya dari dulu saya sangat menyukai framework yang satu ini, dulu saya sering menggunakan CI3, namun itu dulu, sekarang karena sudah release versi baru yaitu CI4, dengan terpaksa sayapun mulai kembali menggunakan CI4 untuk mengembangkan sistem informasi web setelah sekian lama vakum, dan ternyata sayapun perlu adaptasi lagi karena di CI4 ini sudah banyak perubahan, terutama dari penulisan fungsi dan struktur foldernya, sangat berbeda sekali dengan CI3 sebelumnya. 

 

CI 4 memiliki struktur yang lebih baik dan lebih aman. struktur direktori CI4 memisahkan antara core dan aplikasi pengembang ini untuk tujuan keamanan, dan ini yang menyebabkan saya sedikit kesulitan saat saya mengupload Aplikasi Web CI4 saya ke hosting. 

 

 Untuk anda yang masih belum berhasil upload aplikasi Web ci4 ke hosting, anda beruntung karena sudah membaca artikel saya ini, mudah-mudahan dengan petunjuk di artikel ini anda berhasil mengupload aplikasi web anda ke webhosting baik untuk domain utama, maupun untuk subdomain.


Persiapan upload CI4 ke webhosting online

Untuk mengupload CI4 ke webhosting kamu agar halaman CI4 kamu dapat diakses secara online melalui internet, ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan terlebih dahulu, yaitu mengkompress file-file CI4 kamu dalam format .ZIP  yang nanti akan diupload ke webhostingmu, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:


1. Masuk ke folder CI4 anda, kemudian pilih semua file (CTRL + A), kecuali folder public (pastikan folder ini jangan dipilih ya), seperti gambar berikut:

Kemudian, buat file ZIP untuk file-file ci4 yang sudah kamu pilih tersebut (silahkan gunakan aplikasi kompress seperti winrar, winzip dll), dan kasih nama file zip kamu misal: CI4_Core.zip.

 

2. Setelah kamu berhasil membuat CI4_Core.zip, langkah selanjutnya masuk ke dalam folder public, kemudian pilih semua file (CTRL + A) yang terdapat dalam folder public, seperti berikut:

Kemudian buat file ZIP untuk file-file yang dipilih tersebut dan berinama CI4_public.zip,


Sampai langkah ini Kamu sekarang sudah memiliki 2 buah file ZIP, yaitu CI4_Core.zip dan CI4_public.zip, silahkan siapkan 2 file tersebut untuk diupload ke webhosting punyamu.


Upload CI4 ke Subdomain punyamu.

Setelah kamu membuat 2 buah file ZIP untuk CI4 kamu,langkah selanjutnya adalah mengupload CI4 kamu ke subdomain yang kamu miliki, langkahnya adalah sebagai berikut:

 

1. Silahkan login ke Halaman C-Panel webhosting kamu (saya anggap kamu sudah bisa caranya).

 

2. Buat subdomain


 Akan muncul form pembuatan subdomain seperti gambar di bawah ini:

 

 

Setelah subdomain berhasil dibuat, maka pada folder public_html akan muncul folder baru sesuai dengan nama subdomain yang kamu buat, contoh di atas adalah folder sqlmile.


3. Selanjutnya cari dan pilih File Manager untuk masuk ke halaman file manager webhostingmu:


4. Kemudian pada halaman file manager, pilih folder public_html di bagian kiri, lalu pilih dan masuk ke folder subdomain yang sudah kamu buat (untuk contoh yang saya buat yaitu sqlmail)

 

5. setelah masuh ke folder subdomain kamu, buat folder baru dengan nama ci4_core

 

Setelah dibuat, silahkan masuk ke dalam folder ci4_core tersebut, lalu uploadkan file CI4_core.zipd ari komputermu yang sudah kamu buat sebelumnya, setelah upload selesai extract file CI4_core.zip dan hapus file CI4_core.zip tersebut setelah extract selesai. sehingga isi folder ci4_core  kamu hasilnya kelihatan seperti gambar di bawah ini:


6. Kembali lagi ke folder subdomainmu, lalu uploadkan file public.ZIP dari komputermu, kemudian extract pada subdomainmu,  sehingga isi folder subdomainmu hasilnya akan kelihatan seperti gambar di bawah ini:

 

7. pada folder subdomainmu, selanjutnya silahkan Pilih file index.php,

Lalu edit isinya menjadi sebagai berikut:


8. Selanjutnya masuk ke folder ci4_core, lalu edit file .env lakukan perubahan pada baris app.baseURL seperti gambar di bawah ini, sesuaikan dengan subdomain punya kamu

 

Jangan lupa untuk melakukan penyimpanan, setelah selesai.

 

9. Masih pada file .env, kamupun bisa melakukan konfirugasi untuk basis data dan lain sebagainya, sesuaikan dengan kebutuhan mu.


Sampai tahap di atas, anda bisa cek subdomainmu pada browser, misal dengan mengetikan nama subdomainmu, misal punya saya (https://sqlmail.testestes.com), seharusnya jika konfigurasi benar tampilan ci4 kamu akan muncul pada browser yang kamu gunakan.


Cara Upload CI4 pada domain Utama

Untuk upload CI4 pada domain utama, langkahnya sama dengan cara di atas, silahkan upload file public.zip pada public_html, dan file CI4_Core.zip pada folder ci4_core pada folder public_html domain hosting punya kamu, jika selesai harus kelihatan seperti gambar di bawah ini:


Selanjutnya pada folder public_html, lakukan konfigurasi pada file index.html dan file ci4_core/.env sesuai dengan langkah-langkah di atas, ingat sesuaikan dengan nama domain utama mu.


seharusnya cara di atas jika benar akan berhasil.

 


Sebelum saya uraikan tentang script yang harus dipelajari untuk membuat website sendiri, saya ingin memastikan bahwa yang anda cari memang benar-benar referensi untuk membuat halaman website dan bukan mencari cara untuk membuat halaman blog, karena ternyata tidak sedikit pengguna internet yang mencari referensi tentang bagaimana cara membuat website sendiri padahal apa yang ingin mereka temukan sebenarnya adalah cara membuat halaman blog, begitu juga sebaliknya. Jadi harap untuk diperhatikan bahwa apa yang anda cari memang benar cara membuat website bukan cara membuat blog sesuai dengan yang anda inginkan

Perlu anda ketahui bahwa untuk dunia aplikasi web, memang ada 2 istilah yang kerap sekali digunakan terutama terkait halaman web, yaitu website dan blog, jika anda masih menganggap antara website dan blog itu sama, maka anda salah besar karena keduanya ternyata berbeda.

Cara membuat website sendiri mudah dan cepat


Kenali Perbedaan Website dan blog!

Baik website maupun blog keduanya memang merupakan aplikasi web yaitu aplikasi komputer yang dapat diakses melalui browser seperti mozila, google chrome, safari, opera, internet explorer dan browser-browser lainnya, meskipun sama-sama merupakan halaman web, ternyata keduanya adalah 2 hal yang berbeda. terutama dari sisi fungsi dan ruang lingkupnya.

Website adalah halaman web yang fungsinya lebih dinamis dapat digunakan untuk berbagai keperluan yang sifatnya administratif sesuai dengan yang diinginkan, misalnya untuk toko online atau online shop yang dilengkapi dengan fasilitas input data barang dan pemesanan barang serta informasi pendukung lainnya, sistem informasi perpustakaan sekolah, aplikasi keuangan dan aplikasi lainnya dan biasanya selalu melibatkan basis data di dalamnya untuk menyimpan, mengedit, menghapus dan dan memanipulasi data, disertai dengan penyajian informasi hasil pengolahan data yang dibutuhkan oleh penggunanya.

Sedangkan blog adalah halaman situs sederhana yang difungsikan sebagai sistem pengelola konten (content management sistem atau CMS), biasanya disajikan dalam bentuk tulisan atau text, gambar, video maupun suara, blog secara fungsi memang sangat terbatas berbeda dengan website yang memiliki ruang lingkup lebih luas.

Jika apa yang anda cari ternyata adalah tentang cara membuat website sendiri untuk keperluan tertentu, maka artikel ini adalah artikel yang tepat yang akan menjelaskan kepada anda apa saja yang harus anda pelajari agar dapat membuat website sendiri.

Yang harus dipelajari untuk Membuat Website Sendiri

Membuat halaman website sendiri memang bukanlah perkara mudah, kecuali anda sudah sangat mahir, ada beberapa script yang harus dipelajari yaitu sebagai berikut:

#1 - Script HTML

Script HTML adalah script client (script yang dapat diterjemahkan oleh browser) untuk menciptakan halaman website sendiri yang sifatnya standar, script ini disebut sebagai script utama multiflatfom dapat dijalankan di berbagai sistem operasi yang dapat digunakan untuk menyusun halaman web baik blog maupun website, script ini adalah salah satu script yang bisa diterjemahkan oleh browser untuk diproses sehingga menjadi tampilan halaman web sesuai dengan yang diinginkan.

Untuk membuat halaman website sendiri, maka script HTML ini benar-benar harus anda pelajari, script ini tidak terlalu sulit untuk dipelajari kok.... jadi jangan khawatir bahkan menurut pendapat banyak programmer termasuk saya pribadi, script HTML adalah script yang paling mudah untuk dipelajari jika dibandingkan dengan script bahasa pemrograman lainnya.

Panduan dasar untuk memahami HTL anda bisa baca: Cara membuat struktur HTML untuk pemula

#2 - Script CSS (Cascade Style Sheet)

Jika script HTML adalah script utama yang menyusun kerangka halaman website ataupun blog, maka lain halnya dengan script CSS, script ini adalah script client yang fungsinya untuk mendekorasi  atau mendesaian dan juga mengatur tata letak halaman situs sehingga sesuai dengan tampilan yang diinginkan.

Script ini mampu memanipulasi kode tag-tag script HTML sehingga tag-tag html bisa di dekorasi dan diatur tata letaknya sedemikian sehingga tampilannya sesuai dengan yang diinginkan. jika anda ingin mampu membuat halaman website sendiri maka script ini adalah salah satu script yang benar-benar wajib anda kuasai.

Untuk mempelajari script ini, saya merekomendasikan anda belajar di w3school. Sebuah situs yang cukup lengkap dengan dokumentasi gratis script-script web seperti HTML, Javascript dan CSS.

#3 - Javascript

Jika fungsi CSS adalah untuk mendekoarsi dan mengatur tata letak halaman web, maka javascript adalah script khusus yang diproses di sisi client oleh browser yang dapat digunakan untuk membuat halaman web lebih interaktif, artinya jika ada aksi dari pengujung terhadap bagian-bagian tertentu pada halaman web, maka halaman bereaksi, misalnya tombol di arahkan mouse di atasnya warnanya berubah dari merah ke biru, menu diclick scroll ke bawah dan lain sebagainya sehingga halaman blog kelihatan lebih hidup.

Javascript mampu memanipulasi tag-tag HTML agar responsif terhadap aksi pengguna sesuai dengan yang diinginkan. Untuk mempelajari script ini, saya merekomendasikan anda belajar di w3school JS. Sebuah situs yang cukup lengkap dengan dokumentasi gratis script-script web seperti HTML, Javascript, CSS dan script-script lainnya.

Untuk menguasai javascript pada dasarnya memang perlu kemampuan khusu, namun saat ini banyak sekali framework-framework atau library javascript atau kerangka kerja yang dapat mempermudah pekerjaan anda dalam membuat website sendiri, peranan framework ini mampu membantu anda dalam pengkodean javascript untuk mendesain website anda, dengan adanya framework maka anda tidak perlu melakukan pekerjaan dari nol, bayangkan saja seperti halnya anda ingin membuat sebuah gambar yang sudah memiliki garis-garis bantu yang siap anda rangkai menjadi gambar yang utuh, begitu juga dengan fungsi framework.

#4 -  Pelajari Script Server.

Sebuah website profesional tidak lepas dari keterlibatan script server di dalamnya, jika script client seperti HTML, CSS javascript adalah script dapat diproses dan diterjemahkan oleh browser sehingga menghasilkan tampilan halaman situs, beda halnya dengan script server, script server hanya dapat diproses dan diterjemahkan oleh webserver yang tersimpan di mesin server.

Peranan script server adalah untuk membantu membuat struktur pengkodean halaman situs menjadi lebih mudah dan lebih praktis, script server ini nanti akan diproses oleh server dan diterjemahkan ke dalam script HTML dan hasilnya dikirim ke mesin client yang mengaksesnya untuk diterjemahkan oleh browser yang menggunakannya.

Berikut beberapa script server yang bisa anda pelajari untuk membuat sendiri halaman website:

  • PHP (Hypertext Preprocessor)
  • Java Server Page (JSP)
  • Active Server Page ASP
  • dan masih banyak yang lainnya.

Namun jika anda ingin fokus saya merekomendasikan untuk mempelajari PHP, karena saat ini PHP adalah salah satu script web yang sangat populer dan paling banyak penggunanya. banyak situs-situs besar dan profesional menggunakan script PHP di dalamnya.

Agar dapat mempermudah Melakukan pengkodean script PHP, anda bisa memanfaatkan penggunaan framework atau library kerangka kerja yang sudah banyak tersedia dan siap digunakan secara gratis, sehingga anda tidak harus membuatnya dari nol, dan dapat mempercepat pekerjaan anda dalam membuat website atau halaman situs, beberapa framework berbasis PHP yang cukup dikenal saat ini dan sudah banyak digunakan beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:


Saya pribadi lebih suka menggunakan Code Ignitor, karena merasa sangat cocok dan cukup mudah dipakai. Anda bisa mereview kelebihan dan kekurangan framewok-framewok yang ada yang akan anda gunakan agar lebih mantap untuk mempelajarinya.

#5 - Pelajari Basis data 

Basis data adalah pengolah data yang nanti anda akan libatkan di halaman website anda, seperti misalnya anda membuat website toko online, maka aplikasi harus memiliki fasilitas untuk menginput data barang, data pelanggan dan lain sebagainya, begitu juga jika anda ingin membuat aplikasi perpustakaan, dan aplikasi web lainnya, untuk menyimpan menghapus dan memelihara data maka website harus terintegrasi ke basis data, Jika anda ingin mampu membuat website sendiri maka anda harus mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan basis data, bagaimana cara mengoperasikan basis data dan bagaimana cara memanipulasi data untuk menampilkan informasi yang diinginkan.

Basis data yang paling banyak digunakan pada aplikasi website diantaranya adalah:

  • MySQL, ini sangat cocok sekali disandingkan dengan script PHP
  • Postgres dan
  • Basis data lainnya.

#6 - Kenali dan Pelajari Editor untuk membuat halaman webstite.

Selanjutnya apa yang harus anda persiapkan untuk membuat halaman website sendiri adalah editor untuk mengetikan perintah script halaman web atau untuk mendesain halaman website yang akan anda bangun, ada banyak sekali editor untuk membuat halaman website. beberapa diantaranya dalah:

  • Netbean, ini adalah editor gratis yang saya sukai untuk editor membuat halaman website dengan projek medium ke atas, berbasis PHP atau java, kaya akan fitur dan pure koding, artinya murni menggunakan perintah text, jadi anda harus sudah bisa memahami script-script website sehingga dapat anda ketikan  di netbean ini
  • Notepad ++, tool gratis dan sederhana berbasis text kaya akan plugin, tool ini ringan dan anda bisa menginstal plugin-plugin yang dibutuhkan, tool ini cukup baik digunakan sebagai editor website ataupun blog. saya sering menggunakan tool ini untuk keperluan yang sederhana, karena cukup cepat dan mudah sekali digunakan.
  • Dream weaver, dream weaver adalah tool berbayar dari adobe yang banyak digunakan untuk membuat desain web, tool ini bisa kita gunakan dalam mode text maupun mode desain drag and drop, jika anda ingin membuat tampilan website cepat, anda bisa menggunakan tool ini, namun tetap pada prakteknya anda harus sudah menguasai script-script web, terutama HTML, Javascript dan CSS. tool ini sebenarnya tool yang cocok sekali untuk programmer berpengalaman untuk membantu mempermudah dalam mendesain tampilan halaman situs, anda juga bisa mencobanya walaupun anda pemula.
  • Dan masih banyak yang ainnya...tretet...

Baca juga: Software yang dibutuhkan untuk membuat website

#7. Gunakan Xampp untuk PHP

Untuk membuat website menggunakan PHP maka anda perlu menyiapkan webserver, php interpreter yang akan menterjemahkan script php dan tool lainnya, tool ini bisa anda dapatkan secara terpisah kemudian anda harus menginstalnya di komputer anda, namun anda akan kesulitan untuk melakukan konfigurasinya, tenang saja, ada kabar baik ternyata ada banyak sekali pihak ke 3 yang sudah membundel tool-tool yang dibutuhkan untuk mengembangkan halaman situs menggunakan PHP, salah satu yang paling terkenal saat ini adalah software Xampp.

Xampp adalah bundel software atau kumpulan software-software yang dibutuhkan untuk mengembangkan website menggunakan PHP yang bisa anda instal di komputer local untuk menguji website yang anda buat dengan PHP, dengan menggunakan xampp anda akan sangat terbantu dan tidak perlu melakukan konfigurasi yang cukup ribet.

Saya tidak akan panjang lebar bagaimana cara membuat website dengan bantuan xampp, anda bisa mencarinya diinternet langkah apa yang harus anda tempuh ketika ingin menggunakan xampp untuk mengembangkan website.

Sedangkan untuk cara instalnya anda bisa baca di artikel di bawah ini:

Jadi Xampp dan juga tool Editor seperti netbean atau notepad++ harus anda instal pada komputer anda, editor digunakan untuk mengetikan perintah atau script web yang akan anda buat, sedangkan xampp semacam webserver local yang dapat anda gunakan untuk mengetes halaman web yang sedang anda buat, sebelum halaman website anda di release untuk dipublis ke internet. Xampp sama halnya seperti server hosting yang dapat anda gunakan untuk menyimpan file-file website yang sudah anda buat.

Waduh ternyata repot juga ya membuat website sendiri, banyak yang harus dipelajari dan disipakan!

Jika anda tidak mau repot-repot membuat website sendiri anda bisa menggunakan situs-situs penyedia pembuatan layanan website yang siap digunakan, sehingga anda lebih mudah dan cepat dalam mencipkan halaman website anda.

Ada banyak sekali situs-situs yang menyajikan bantuan untuk membuat layanan website sendiri terutama untuk online shoop, ada yang gratisan ada juga yang berbayar, jika itu yang anda perlukan, anda bisa cari layanan-layanan jasa pembuatan website yang banyak sekali bertebaran diinternet.


Bagaimana dengan Halaman Blog? 

Sekali lagi saya tegaskan bahwa blog tidak sama dengan website, jika yang anda cari adalah cara untuk membuat blog, maka ini justru lebih mudah, ada banyak sekali situs-situs penyedia layanan blog gratis yang tersdia di internet yang siap anda gunakan, beberapa diantaranya adalah:


Anda bisa menggunakan situs-situs di atas untuk membuat halaman blog yang anda inginkan, silahkan buka situs di atas kemudian buat halaman blog yang anda inginkan, oh ya, saat ini banyak orang membuat halaman blog bukan hanya bertujuan untuk menuangkan tulisan saja, namun saat ini blog sudah banyak digunakan untuk menghasilkan uang dari internet. jika anda tertarik anda bisa baca artikel di bawah ini sebagai referensi:


Namun jika anda membuat blog di layanan blog tersida, alamat blog anda akan berakhiran nama situs layanan blog yang anda gunakan, misalnya jika anda membuat halaman blog di blogspot maka, alamat blog anda akan berakhiran nama_blog_anda.blogspot.com, atau jika anda membuat blog di wordpress, maka nama alamat blog anda akan berakhiran nama_blog.wordpress.com begitu juga untuk layanan blog lainnya.

Oh Tapi saya ingin membuat blog dengan alamat sendiri, misalkan berakhiran .com, .org, .co.id dan lainya bagaimana caranya?

Jika apa yang anda cari cara membuat halaman blog dan anda ingin membuat halaman blog dengan domain sendiri atau Top Level Domain (TLD), domain pribadi dengan akhiran .com, .org, .co.id, .net dan lain sebagainya, maka anda harus membeli layanan domain dan juga layanan hosting.

Untuk memahami apa itu hosting dan domain silahkan baca dulu : apa perbedaan hosting dan domain!

Anda bisa menggunakan Conten Management System (CMS) seperti cms wordpress.org, htmly dan lain sebagainya yang bisa anda download dan gunakan secara gratis untuk halaman blog anda, kemudian anda tinggal membeli layanan hosting dan juga membeli layanan nama domain, hosting untuk menyimpan file-file halaman blog anda, sedangkan nama domain  digunakan untuk alamat blog anda.

Saya sarankan menggunakan cms dari wordpress.org, cms ini menggunakan script PHP dan cms ini cukup mudah digunakan, flexible, dan penggunanya sangat banyak diseluruh dunia serta didukung dengan tutorial-tuorial yang banyak bertebaran diinternet.

Anda bisa membuatnya menggunakan komputer yang terhubung ke internet ataupun memuatnya menggunakan hp namun anda akan kerepotan. jadi disarankan menggunakan komputer atau laptop untuk membuatnya.


Demikian tentang Apa yang harus anda persiapkan untuk membuat website sendiri, baik script yang harus anda pelajari dan juga tool-tool yang harus anda persiapkan, semoga membantu dan anda bisa mewujudkan keinginan anda sehingga berhasil membuat halaman website sendiri.