-->

 Halo sahabat pengangguran, salam satu hobi.

Tanaman Anggur import dulu mungkin sulit ditemui di indonesia, namun belakangan ini anggur import sudah banyak dibudidayakan di indonesia, walaupun indonesia terkenal sebagai negara tropis ternyata banyak sekali jenis anggur import yang sudah terbukti dapat tumbuh dengan baik di indonesia, bahkan sudah banyak para penghobi tanaman anggur mampu membuktikan bahwa  beberapa jenis anggur import genjah sekali untuk dibuahkan.

Sayangnya pemeliharaan anggur import tidak seperti anggur lokal yang sudah lama tumbuh di indonesia, anggur lokal seperti anggur isabela, red master dan juga jenis anggur local lainnya, dapat tumbuh walaupun tanpa pemeliharaan ekstra. tapi beda halnya untuk anggur import, pemeliharaanya benar-benar harus lebih ekstra, dari mulai pemilihan media tanam, pemeliharaan pembesaran, pemeliharaan pembuahan dan pengendalian hama harus benar-benar diperhatikan, jika tidak maka anggur import akan mudah sekali mati atau tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik apalagi sampai berbuah.

Penyebab bunga anggur Rontok atau Gosong

 

Satu permasalahan yang sering dialami oleh para petani anggur import terutama petani anggur pemula adalah rontoknya bunga anggur saat pohon anggur sedang berbunga, atau bahkan ada yang bunganya sampai gosong, alhasil anggur gagal berbuah. bahkan ada juga setelah bunga menjadi beri si berinya pun rontok.

 

Pada saat anggur sedang berbunga, merupakan masa kritis, dimana pohon dan juga bunga anggur harus mendapatkan perawatan ekstra hati-hati, jika salah pemeliharaan maka resikonya bunga bisa rontok.

 

 Rontoknya bunga anggur/beri anggur yang masih kecil tentunya bukan tanpa penyebab, penyebab utamanya pada umumnya bukan karena faktor alam, tapi kebanyakan karena pengalaman dan kurang ke hati-hatian dalam merawatnya.

 

Ini Penyebab kenapa Bunga anggur rontok atau gosong

Di artikel kali ini saya akan uraikan berdasarkan pengalaman yang saya analisa yang menyebabkan kenapa bunga anggur  atau beri buah anggur yang masih kecil bisa sampai rontok hingga gagal untuk berbuah.

 

1. Karena Kekurangan air / kelebihan air

Faktor pertama kenapa bunga anggur sampai rontok, ini bisa disebabkan oleh air yang terlalu berlebih atau air yang terlalu kurang.

 

Yang harus diperhatikan pada saat anggur berbunga adalah media tanam jangan sampai terlalu basah dan jangan sampai terlalu kering hingga daunnya layu, pastikan media tanam tetap lembab, ingat selalu jaga kelembaban, jika terlalu kering, maka boleh disiram, jika dinilai terlalu basah, maka hentikan untuk beberapa hari penyiraman,  jumlah air dan frekuensi penyiraman tidak bisa menjadi patokan, yang menjadi patokan adalah media tanam, anda harus mampu memastikan media tanam tetap lembab selama anggur berbunga. jangan kering dan jangan becek, karena itu bisa menyebabkan bunga anggur berguguran, alias rontok.


2. Hindari penyemprotan Pestisida atau POC

Penyebab kedua adalah karena anda melakukan penyemprotan pestisida baik itu fungisida maupun insektisida atau pun penyemprotan pupuk POC (Pupuk Organik Cair) misalnya saat anggur berbunga.


Sebaiknya hindari untuk menyemprot pestida atau apapun pada saat anggur berbunga, karena jika terkena bunga, walaupun dosisnya rendah beberapa kasus bisa menyebabkan bunga anggur rontok, bahkan bunga anggur yang baru menjadi beri sebesar kacang hijau pun jika disemprot bisa menyebabkan rontok berjatuhan.

Jika memang penyemprotan diperlukan, pastikan penyemprotan tidak mengenai bunga anggur atau tidak mengenai beri anggur yang masih kecil, jika itu terjadi bisa jadi bunga anggur anda akan rontok.


Saat anggur berbunga adalah masa paling kritis, salah pemeliharaan bisa berakibat fatal pada rontoknya bunga anggur, sebaiknya saat anggur berbunga jangan diperlakukan macam-macam, biarkan saja dulu dan kontrol penyiraman media tanam hingga bunga anggur mekar dan menjadi beri.


3. Jangan memberi pupuk apapun saat anggur berbunga.

Saat anggur berbunga sebaiknya tidak diberi pupuk apapun, baik dikocor maupun pupuk yang disemprot pada daun, karena bisa menyebabkan bunga anggur rontok, baik pupuk dengan dosis tinggi maupun pupuk dengan dosisi rendah.

Pemupukan Lanjutan  pembuahan baru dilakukan kembali saat bunga sudah menjadi beri sebesar kacang hijau, dengan pupuk dosis rendah seiring waktu dosisnya ditambah sesuai dengan yang disarankan.


Pengalaman adalah guru yang tebaik, belajar dari pengalaman orang lain, membuktikannya sehingga pengalaman kita bertambah, mudah mudahan uraian di atas tentang penyebab rontoknya bunga atau buah anggur dapat menambah wawasan anda,

 

Salam hijau salam satu pengangguran :)

 

Salam Satu hobi, untuk anda yang hobi berkebun organik tentunya banyak cara yang bisa dilakukan agar tanaman yang anda tanam bisa dipelihara dengan cara organik, karena tanaman organik adalah tanaman yang sehat yang tidak kalah dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, bahkan jika kita tahu caranya tidak perlu harus mengeluarkan biaya yang besar.

 

Ada satu bahan organik alami yang dapat  anda buat secara mudah dan dapat anda gunakan pada tanaman yang anda tanam agar tanaman tumbuh subur, bahan organik tersebut adalah ECO ENZIM.

Cara membuat Eco Enzym

 

Eco-Enzyme merupakan larutan/cairan multifungsi yang dihasilkan melalui proses fermentasi dari campuran sisa sampah organik (buah-buahan dan sayuran), gula merah tebu dan air. Larutan ini sangat bermanfaat terutama untuk dunia pertanian karena dapat menyuburkan tanah dan tanaman, menghilangkan hama, dan meningkatkan kualitas dan rasa buah dan sayuran yang ditanam. 


Kandungan dan Manfaat Eco Enzym

Berdasarkan Hasil penelitian larutan eco enzyme terbentuk dari proses proses fermentasi fakultatif anaerob atau fermentasi yang terjadi dengan atau tanpa membutuhkan oksigen. Proses fermentasi mulai terjadi ketika mikroba yang hidup dalam sisa bahan organik mengolah gula sebagai sumber energi dan menghasilkan berbagai enzim alami.



Salah satu bakteri yang tumbuh dalam pembuatan eco enzyme adalah bakteri asam laktat yang mengubah oksigen menjadi senyawa hidrogen peroksida (H2O2). Senyawa tersebut akan bersifat toksik atau beracun pada bakteri patogen atau bakteri berbahaya yang tumbuh di larutan eco enzyme. Namun dalam dosis rendah, hidrogen peroksida juga berguna untuk desinfektan.



Selain hidrogen peroksida, kandungan bahan aktif di dalam larutan tersebut antara lain yakni etanol dan asam organik seperti asam astetat. Sedangkan enzim yang ada di dalamnya antara lain amilase, lipase, dan protease. 

 

Karena kandungannya itu eco enzym memiliki banyak fungsi, eco-enzyme biasa  digunakan sebagai desinfektan yang  mampu  membunuh bakteri dan jamur sehingga dalam dunia pertanian  dapat digunakan sebagai pestisida dan pupuk organik yang dapat menyuburkan tanah dan memaksimalkan pertumbuhan, menghilangkan hama, dan meningkatkan kualitas dan rasa buah dan sayuran yang ditanam.


Selain di dunia pertanian, larutan eco enzym juga dapat digunakan sebagai pembersih rumah tangga karena produk eco-enzyme yang dihasilkan selain mengandung zat yang dapat membunuh kuman-kuman bibit penyakit yang bersifat patogen juga mamberikan aroma asam yang segar.


Cara Membuat Eco Enzym

Cara membuat eco enzym sangatlah mudah, bahan-bahannya pun sangat mudah didapat di sekitar kita, caranya yaitu mencampurkan bahan-bahan dari sisa buah-buahan dan sayuran yang masih segar dicampur dengan air dan molase atau gula.

 

Bahan- Bahan membuat Eco Enzym:

Bahan pembuatan larutan eco enzym adalah bahan-bahan organik yang mudah untuk didapat sebagai berikut: 


1. Kulit Buah-buahan dan sisa potongan sayuran

Kategori sayur dan buah yang digunakan adalah semua jenis sisa buah dan sayur yang masih mentah dan masih segar, jangan menggunakan bahan yang sudah dimasak (direbus, digoreng, ditumis), busuk, berulat, berjamur, dan kulit buah yang keras, seperti kulit kelengkeng, durian, dan lain-lain.

Sampah organik

 

Untuk mendapatkan keragaman bakteri menguntungkan dalam satu cairan eco enzyme, disarankan  agar mencampur lima jenis atau lebih banyak bahan organik dalam satu kali pembuatan cairan, semakin banyak jenis bahan yang digunakan maka cairan eco enzym akan semakin kaya hasil eco enzymnya, iris bahan kecil-kecil agar lebih mudah mengurai.

 

Sangat dianjurkan untuk menggunakan bahan yang masih segar, anda dapat mengumpulkan bahan  dari kulit buah-buahan atau sisa sayuran lalu simpan di dalam kulkas terlebih dahulu hingga bahannya mencukupi baru digunakan. 

 

2. Gula

Dalam memilih gula, tidak dianjurkan untuk menggunakan gula pasir karena gula pasir termasuk zat kimia. Gula yang dianjurkan untuk dipakai yaitu molase cair, molase kering, gula aren, gula kelapa, dan gula lontar.

Gula Merah


3. Air

Air yang digunakan sebaiknya air yang memiliki PPM rendah seperti air buangan AC, air Hujan, air galon dan lain sebagainya


Langkah-langkah Membuat Larutan Eco Enzym

Untuk membuat larutan Eco encym rumus perbandingan yang digunakan adalah

1 Bagian (Gula) : 3 Bagian (Bahan Organik) : 10 Bagian (Air)

 

Langkah-langkah untuk membuat larotan eco enzym adalah seabagai berikut:

 

1. Siapkan wadah yang dapat ditutup rapat

Pastikan menggunakan wadah atau kemasan dari bahan plastik yang mudah ditutup, bersih dan hygenis, terbebas dari bahan deterjen seperti sabun, rinso dan bahan kimiawi lainnya. Pastikan tidak menggunakan kemasan berbahan kaca , karen khawatir gas yang ditimbulkan oleh larutan bisa membuat kemasan kaca pecah)

 

2. Ukur kapasitan volume wadah

Selanjutnya silahkan ukur volume kemasan yang akan digunakan, kemudian catat jumlah liter yang dapat ditampung).

 

3. Siapkan Air baku 60% dari volume kemasan

Air baku yang digunakan adalah sebesar 60% * volume kemasan.

Misal jika volume kemasan adalah 5 L, maka air baku yang harus disiapkan adalah 60%* 5 = 3Liter


2. Siapkan bahan organik seberat  30% x berat Air baku yang digunakan

Berat Bahan organik (sisa-sisa kulit buah-buahan dan sayuran) yang harus diperisapkan adalah sebesar 30% x berat air bagu yang digunakan.


Misal jika air baku yang digunakan adalah 3 Liter, maka berat bahan organik yang harus disiapkan dalam satuan gram adalah seberat 30% * 3 *1000 =900 Gram. 


3. Siapkan Gula dengan berat 10% x berat air baku yang digunakan

Siapkan gula tebu atau gula molase dengan berat sebesar 10% x berat air baku yang digunakan.

Misal air baku yang digunakan di atas adalah 3 Liter, maka berat gula yang harus disiapkan adalah 10% * 3 *1000=100 Gram.

Silahkan cairkan gula terlebih dahulu bila masih padat lalu campurkan.

 

Perbandingan di atas mengacu pada volume kemasan yang digunakan agar kemasan dapat diisi bahan-bahan dengan cukup, tidak terlalu kurang dan tidak berlebihan.

 

Jika tidak menggunakan acuan kemasan, maka anda dapat membuatnya dengan rumus perbandingan 

(1Gula : 3 Sisa Buah-buahan : 10 Air Baku). 

misal jika gula yang digunakan 100gram, maka bahan organik sebanyak 300 gram dan air sebanyak 1000 gr /1 liter


4. Masukan Semua bahan ke dalam Kemasan

Masukan semua bahan kedalam kemasan, pastikan semua bahan tercampur merata, bahan organik semuanya terendem, setelah itu tutup Rapat kemasan yang sudah berisi larutan pembuatan eco enzym pastikan jangan sampai masuk udara, karena prosesnya memerlukan ruangan tanpa oksigen.


5. Simpan kemasan larutan ditempat yang bersih dan tidak terkena matahari langung, pastikan tidak menyimpannya di dekat sampah, wc dan tempat kotor lainnya.

 

6. Buka tutup kemasan setiap 1-2 hari sekali selama bulan pertama, di minggu pertama aduk-aduk untuk untuk mengeluarkan gas yang tebentuk pada kemasan.

 

7. Proses fermentasi akan berlangsung selama 3 bulan. Bulan pertama, akan dihasilkan alk0h0l, kemudian pada bulan kedua akan menghasilkan cuka dan pada bulan ketiga menghasilkan enzyme.

Pada bulan ketiga itulah  EE kita sudah bisa dipanen. Caranya adalah dengan menyaring menggunakan kain yang sudah tidak terpakai atau baju juga bisa digunakan untuk saringan, Sementara sisa atau ampas EE dapat kita gunakan untuk beberapa manfaat seperti:

  • Sebagai starter  (ease)  atau  untuk  membantu  mempercepat proses  pembuatan  EE selanjut
  • Untuk membantu proses penguaraian di dalam septitank dengan terlebih dahulu dihancurkan dan masukkan ke dalam saluran toilet.
  • Sebagai kompos dengan cara meletakkannya selapis demi selapis di dalam tanah. 

 

Tanda Eco Enzym yang berhasil

Setelah 3 bulan, Eco Enzym dikatakan berhasil jika warna yang dihasilkan cerah sesuai dengan bahan yang kita gunakan. Namun warna ini akan sangat berbeda antara satu dengan yang lainnya, tergantung dengan bahan yang kita gunakan. Aroma nya sesuai dengan bahan (tidak berbau busuk) khas aroma asam segar khas hasil fermentasi.

Eco enzym yang berhasil dibuat tidak memiliki masa kadaluarsa, bisa disimpan di suhu ruangan serta dapat digunakan kapanpun selama stock masih tersedia (Jangan disimpan di dalam kulkas).


Cara Pakai Eco Enzym Untuk Pertanian.

Eco Enzym sangat banyak manfaatnya selain berguna untuk kebersihan rumah, juga berguna untuk bidang pertanian.

Pada Dunia pertanian Eco enzyme efektif untuk mengendalikan hama penyakit pada tanaman bunga dan buah, mengendalikan hewan pengganggu di sekitar rumah, seperti semut, lalat, nyamuk, kecoa, atau serangga lainnya.

Cara menggunakan eco encym untuk tanaman adalah dengan mencampurkan 30 ml eco enzyme ke dalam 2 liter air dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan ke tempat yang diinginkan. perlu diingat eco enzym yang sudah dicampur dengan air untuk digunakan, penyimpanannya dapat bertahan hingga 7 hari, jadi segera gunakan untuk diaplikasikan baik pada tanaman atau untuk kebersihan lingkungan.


Perlu diingat Jangan gunakan langsung 100% larutan eco-enzym ke tanah atau tanaman karena akan membuat tanah asam dan “membakar” tanaman.



 Anak RPL tentu tidak asing dengna istilah client side scripting maupun server side scripting. Di artikel kali ini saya akan jelaskan secara panjang lebar apa itu client side scripting dari mulai pengertian, konsep jenis dan macam-macam client side scripting serta contoh penyisipan pada kode html.

 

Dalam pengembangan aplikasi berbasis web, ada lebih dari satu script yang harus digunakan hingga aplikasi web memiliki tampilan yang bagus, interaktif serta berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya. Script tersebut adalah script client yang juga sering disebut (client side scripting) dan script server (server side scripting).

 

Pengertian Client Side Scripting vs Server side scripting

Client Side Scripting adalah script-script atau kode perintah untuk mengembangkan aplikasi web atau halaman website dimana script ini diproses dan diterjemahkan secara langsung oleh browser (mozila, google chrome dan lain sebagainya) menjadi tampilan halaman web. client side script tidak memerlukan web server karena dapat langsung diproses oleh web browser.

 

Sementara Server Side Scripting adalah kode atau script untuk mengembangkan aplikasi web yang hanya dapat diproses oleh web server( seperti apache yang dijalankan oleh xampp, glassfish dll) yang berjalan di komputer server (web hosting).

Script server side tersebut akan diproses dan diterjemahkan oleh server web tersebut ke dalam bentuk client side scripting  dalam bentuk intruksi HTML, kemudian hasil pemrosesan tersebut dikirimkan lewat jaringan ke komputer client, komputer client melalui web browser seperti mozila, google chrome akan menterjemahkan script tersebut menjadi sebuah tampilan halaman web.


Memahami Konsep Apliksi web

Untuk lebih jelas memahami tentang client side scripting, yang harus dipahami adalah konsep aplikasi web, bagaimana aplikasi web dapat berjalan dan tampil dengan baik pada saat seorang user mengaksesnya melalui web browser.

 

Ingat aplikasi web adalah, aplikasi yang dapat berjalan menggunakan bantuan web browser seperti mozila firefox, google chrome, safari dan lain sebagainya.

 

Bagaimana konsep aplikasi web tersebut sehingga bisa berjalan, dapat dilihat pada gambar sederhana di bawah ini:

Memahami konsep aplikasi web
Konsep Aplikasi Web

 

Coba lihat bagian server di sebelah kanan, server merupakan sebuah komputer yang menjalankan aplikasi  web server yang fungsinya untuk menyimpan file-file halaman web.

 

Dari gambar di atas bisa dijelaskan bahwa aplikasi web sebenarnya merupakan kompulan file-file seperti file-file gambar, music, suara, file-file script yang di dalamnya berisi gabungan script (script client dan script server) yang disimpan di dalam Mesin Komputer server yang sudah mengaktifkan web server di dalamnya.

 

lihat bagian CLient, pada bagian client pengguna menggunakan perangkat client smartphone atau juga komputer client yang sudah terpasang web browser, untuk menampilkan halaman web yang tersimpan di komputer server, maka pengguna harus menggunakan web borser pada mesin client (baik itu komputer maupun smartphone).

 

Melalui mesin client dan bantuan browser pengguna dapat mengetikan nama domain (contoh facebook.com, google.com, dll) untuk meminta mengakses halaman-halaman web yang dibutuhkan yang terdapat di mesin server melalui (HTTP Request).


Permintaan dari pengguna akan diproses oleh mesin server, apabila pada halaman yang diminta terdapat script server, maka mesin server akan memprosesnya terlebih dahulu menggunakan bantuan web server sehingga script server tersebut diterjemahkan menjadi script client, sementara jika pada file halaman yang diminta terdapat script client, maka server tidak akan menterjemahkannya.

 

hasil pemrosesan server tersebut yang berupa script client kemudian langsung dikirimkan ke mesin client (HTTP response). di mesin client respon dari komputer server akan dibaca dan diproses oleh web broser menjadi tampilan halaman web.

 

Macam-macam Client Side Scripting

 Setelah memahami pengertian client side scripting dan memahami konsep aplikasi web dengan baik, sekarang waktunya mengetahui macam-macam atau jenis client side scripting.

 

Macam-macam client side scripting atau script client adalah sebagai berikut:

 

1. HTML

HTML (Hyper Text Markup Language) merupakan script pokok dalam pengembangan aplikasi web, script html ini ibarat sebuah pondasi, tidak akan ada tampilan web jika tidak ada script html di dalamnya.

Script HTML berjalan disisi client dan akan langsung diterjemahkan oleh webbrowser, script HTML ini relatif sangat mudah untuk dipelajari oleh siapapun walaupun anda seorang pemula.

Script HTML di dalamnya terdiri dari kumpulan elemen-elemen HTML atau tag yang membentuk sebuah kerangka tampilan halaman web yang ingin dibuat.


2. CSS

CSS (Cascading Style sheet), ini merupakan script client yang berfungsi untuk mendekorasi dan mengatur tata letak halaman web.

CSS akan mendekorasi (mendesain) setiap elemen HTML sekaligus juga mengatur tata letaknya sehingga tampilan web sesuai dengan tampilan yang diinginkan.


3. Java Script

Java script merupakan script client yaitu script yang dieksekusi atau diproses oleh web browser (mozila, google chrome dll) yang fungsinya untuk menambahkan unsur interaktif pada tampilan halaman web, ada aksi dari pengguna maka ada reaksi itu adalah peranan javascript, seperti misalnya muncul menu ketika sebuah link diklik, button berubah warna ketika mouse di arahkan di atasnya, membuat fitur drag drop pada halaman web dan lain sebagainya.

Java script tergolong cukup sulit untuk dipelajari, namun untungnya hari ini sudah banyak sekali framework-framework / library java script gratis siap pakai yang dapat mempermudah penulisan javascript sehingga siapapun akan lebih mudah memahaminya dan lebih mudah menambahkan unsur-unsur interaktif menggunakan javascript pada halaman web yang dibuatnya.


Script Server (Server Side Scripting)

Script server merupakan sebuah script yang hanya dapat diproses oleh web server, script ini akan diproses oleh web server kemudian diterjemahkan menjadi script cient berupa script HTML, yang akan dikirm ke mesin client sehingga mesin client akan menterjemahkan script client ini menjadi tampilan halaman WEB.

Ada banyak sekali script server diantaranya yang cukup populer adalah:

1. PHP

PHP cukup sulit dipelajari, untuk memahaminya anda harus belajar algoritma terlebih dahulu, tapi untungnya saat ini banyak sekali library PHP atau framework-framework PHP yang siap digunaakan sehingga pembuatan halaman web dengan PHP menjadi lebih mudah.

PHP dapat berjalan pada mesin server yang sudah mengaktifkan web server apache, apache akan memproses script PHP dan menterjemahkannya menjadi script client (HTML) yang akan dikirim ke mesin client untuk ditampilkan oleh web browser. 

 

PHP sangat populer, bahkan beberapa situs besar seperti facebook dll, menggunakan PHP untuk mengembangkannya. jika anda ingin mempelajari script server saya sangat merekomendasikan mempelajari PHP karena komunitas dan dukungannya sangat besar di seluruh dunia.


Beberapa framework PHP yang cukup populer yang bisa anda pelajari untuk mengembangkan aplikasi web diantaranya:

1. Code-Igniter

2. Laravel

dll.

 

2. Java Server Page (JSP)

Selain PHP, ada juga java server page yang menggunakan script java untuk mengembangkan aplikasi web, java server page dapat berjalan pada mesin server yang mengaktifkan web server glassfish.


dll.


Struktur dan Contoh Penulisan Client Side Scripting

Client side scripting seperti CSS atau javascript ada dan bisa disipkan pada script HTML, jadi CSS dan javascript bisa digunakan apabila sudah ada struktur HTMLnya.

CSS maupun javascript bisa disisipkan secara langsung pada bagian tag Head elemen HTML atau dibuat secara terpisah.


Cara menyisipkan CSS:

1. Internal CSS:

Internal CSS adalah cara menyisipkan file CSS langsung pada bagian Head dari elemen HTML

Contoh:

<html>

    <head>

        ......

        <style type="text/css">

            .......script CSS disisipkan disini

        <style>

    </head>

    <body>

        ........

    </body>

</html>

 

2. Ekternal CSS

Ekternal CSS adalah file intruksi CSS yang dibuat pada file terpisah dengan akhiran *.css, file tersebut kemudian dipanggil pada bagian tag head pada struktur HTML.

Contoh:

misal file css dengan nama contoh.css, untuk menggunakan css tersebut pada struktur html, pemanggilannya seperti di bawah ini:

 

<html>

    <head>

        ......

        <link rel="stylesheet" href="contoh.css">

    </head>

    <body>

        ........

    </body>

</html>

 

 Cara menyisipkan Javascript

Tidak jauh berbeda dengan CSS, javascript juga ketika ingin digunakan, maka disisipkan pada bagian head pada struktur kode html, peletakan javascript dalam kode html bisa dimana saja, tapi umumnya diletakan di bagian ada 2 jenis cara penyisipan javascript pada kode HTML yaitu internal javascript dan external javascript.

1. Javascript Internal 
 
Contoh:
     <html>

        <head>

            ......

            <script type='text/javascript>

                        ....perintah javascript diletakan disini

                   </script>

        </head>

        <body>

            ........

        </body>

    </html>

2. Javascript External
Javascript external adalah script javascript yang dibuat dalam file terpisah dengan akhiran *.js, kemudian file tersebut disisipkan dalam kode html, 
 
Contoh, misal javascript dibuat secara terpisah dengan nama file contoh.js, maka file javascript tersebut dapat disisipkan dalam kode HTML sebagai berikut:

    <html>

        <head>

             ...
            <script src="myScript.js"></script>
             ...

        </head>

        <body>

            ........

        </body>

    </html>
 

Apa yang harus saya Pelajari

Untuk membuat halaman web, maka script di atas baik itu client script maupun server script harus dipelajari seluruhnya. 

Demikian tentang Cient Side Scripting (Pengertian, konsep, macam dan jenis, struktur dan contoh penyisipan dalam html), semoga bermanfaat. 
 
Jika ada pertanyaan silahkan tanyakan dalam komentar.

Salam Satu Hobi, Sesama penghoby dunia pertanian tentunya tidak boleh pelit ilmu, Kali ini saya ingin membuat artikel tentang Kombinasi media tanam terbaik yang dapat digunakan untuk menanam berbagai tanaman seperti anggur, sayuran, tanaman hias dan lain sebagainya yang ditanam menggunakan pot atau planterbag, plastik dan media serupa lainnya.

Media tanam adalah kunci untuk tumbuh kembang tanaman yang kita tanam, jika media tanam baik secara otomatis kemungkinan besar tanamanpun akan tumbuh subur, cepat besar dan panen maksimal.

Kita sudah kenal bahwa media tanam adalah media untuk menanam yang pada umumnya hanya sebatas tanah, sayangnya, jika hanya mengandalkan tanah kemungkinan besar tidak bisa membuat tanaman tumbuh maksimal, berhubung kandungan nutrisi ataupun mikroorganisme baik penyokong pertumbuhan yang terdapat dalam tanah secara umum sangatlah minim, sehingga untuk membuatnya subur peranan pupuk kimia jadi lebih boros.

Media tanam terbaik untuk sayuran dll

 

Oleh karena itu sebelum menanam tanaman budidaya ataupun tanaman hias dalam pot diperlukan pengolahan media tanam terlebih dahulu dengan menyiapkan media tanam yang sudah dipastikan kesuburanya, sehingga peranan pupuk kimia bisa dikurangi hingga 50%.

Ada banyak sekali kombinasi media tanam yang disarankan oleh para penghoby tani untuk menunjang pertumbuhan tanaman yang kita tanam, apapun cara pengolahannya sebenarnya baik dan boleh digunakan selama bisa membuat tanaman yang kita tanam tumbuh subur, cepat pertumbuhannya bahkan tanpa harus banyak dibantu pupuk kimia.

Di artikel kali ini saya hanya ingin share kombinasi media tanam yang saya gunakan untuk menanam tanaman dalam pot. media tanam ini sangat bagus dan sudah terbukti sangat membantu tumbuh kembang tanaman dengan lebih baik tanpa harus banyak melakukan pemupukan secara kimiawi.

 

Bahan-Bahanm Membuat Media tanam terbaik untuk segala tanaman

Selain membuat subur tanaman yang kita tanam, media tanam ini dapat juga ikut mempengaruhi kesuburan tanah yang ada disekitarnya, jika penanaman dilakukan langsung dalam tanah.

Berikut adalah kombinasi bahan-bahan untuk pembuatan media tanam terbaik versi saya yang bisa anda coba praktikan sendiri:

 

1. Tanah Lembang / Tanah Bawah pohon bambu /Tanah biasa juga bisa

Untuk mendapatkan media tanam yang baik, tanah yang dipilih sebaiknya tanah yang terbukti berkualitas dan sudah terbukti memiliki kesuburan berbeda daripada tanah lainnya, tanah lembang yang bisa dibeli di toko-toko tanaham hias yang biasanya ada dipinggir jalan.

Tanah Lembang

Jika tidak ada tanah lembang, tanah di bawah perakaran bambu pun tidak kalah subur, tanah ini terkenal dengan kandungan jamur trikoderma dan unsur lainnya yang bermanfaat untuk tumbuh kembang tanaman.

Jika tidak ada, maka tanah biasa pun bisa digunakan, dengan catatan tanahnya tidak tercemar dengan limbah kamar mandi, sampah plastik atau bahan bangunan, tanah tersebut bisa anda gunakan.


2. Sekam Bakar.

Bahan yang kedua adalah sekam bakar, Sekam bakar dapat di beli di penjual bunga di pinggir jalan, atau yang tinggal diperkampungan bisa membuat sendiri.

Sekam Bakar

 

Sekam bakar dalam media tanam sangat bagus untuk rumah mikro organisme tanah yang bermanfaat, rongga-rongga yang terdapat dalam sekam bakar digunakan oleh mikroorganisme tanah tersebut untuk berkembangbiak.

 

3. Pupuk Kandang

Bahan yang ke 3untuk membuat media tanam sangat subur dan organik adalah pupuk kandang seperti misalnya Kohe Kambing, Kohe sapi dan kotoran-kotoran hewan herbipora lainnya.

Kohe Kambing

 

Pupuk kandang dapat dicampurkan ke dalam media tanam yang akan digunakan dengan perbandingan 1/3 dari pupuk alami.


5. Sekam Lapuk/ Seresah /kompos daun / sampah ornanik

Bahan yang ketiga adalah bahan organik dari daun-daunan yang sudah busuk, bisa juga menggunakan sekam mentah atau lapuk, yang sudah membusuk, jika tidak ada bisa menggunakan sampah organik dapur dedaunan yang sudah menjadi kompos.

Contoh Kompos daun bambu
 

Bahan ini sangat berguna untuk bahan dekomposisi mikroba dalam tanah, yang merubah bahan dekomposisi menjadi senyawa organik yang bermanfaat bagi tanah sehingga dapat mendukung untuk tumbuh kembang tanaman menjadi lebih subur.

 

6. Pupuk Hayati

Selain ke 3 bahan di atas, tambahkan juga pupuk hayati, yaitu pupuk yang didalamnya mengandung banyak sekali mikroba pembenah yang dapat membantu menyuburkan tanah yang dapat membantu pemperbaiki pertumbuhan tanaman.

Pupuk Hayati Pembenah tanah


Saat ini ada banyak sekali produk pupuk hayati yang bisa kita beli dipasaran, tentunya dengan harga yang bermacan-macam, beberapa merk yang cukup banyak digunakan diantaranya:

  • Bio Elixir
  • Oxygenic 
  • Bio Ornaik
  • dll.

Pupuk tersebut bisa dicampurkan kedalam campuran media tanam dengan takaran 1/10 atau sesuai petunjuk, dengan menggunakan pupuk hayati maka kita bisa memastikan bahwa mikroorganisme yang terdapat dalam media tanam yang akan digunakan itu dipastikan baik sehingga tanah menjadi lebih subur dan perkembangan tanaman menjadi lebih baik. 


7. Isolat Trikoderma

Trikoderma adalah sejenis jamur yang dapat membunuh jamur patogen yang sangat berbahaya bagi tanaman, trikoderma ini disebut juga fungisida alami, karena keberadaanya dapat membantu memusnahkan jamur-jamur patogen yang terdapat di dalam tanah yang berbahaya untuk tanaman, seperti jamur fusarium yang dapat mengganggu akar dan lain sebagainya. 

Isolat Trikoderma

 

Untuk mendapatkan trikoderma, sebenarnya bisa dibuat sendiri, tapi yang lebih praktis adalah membelinya, karena saat ini banyak sekali isolat trikoderma dalam bentuk serbuk yang tersedia di pasaran dengan berbagai merk dan harga.

Isolat trikoderma dapat ditambahkan pada campuran media tanam yang akan digunaka, diaduk-aduk sehingga tanah dipastikan mengandung trikoderma di dalamnya yang dapat mengatasi   jamur-jamur jahat di dalamnya.

 

8. Abu Sisa Pembakaran Kayu atau bahan pembakaran bahan organik,

Abu atau sisa hasil pembakaran sempurna ternyata dapat ditambahkan pada media tanam untuk meningkatkan PH tanah, dengan menambahkan Abu maka PH akan tetap seimbang, selain itu abu juga bermanfaat untuk menyuburkan tanah karena abu mengandung beberapa unsur hara yang bermanfaat untuk tanaman diantaranya Kalium, fosfor, kalsium, magnesium, dan ferrum yang bermanfaat bagi tanaman sehingga dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Abu Sisa pembakaran

 

Silahkan tambahkan Abu pada media tanam sebanyak 1-2 genggam tangan saja.


9. Asam Humat

Asam humat digunakan agar tanah lebih gembur sehingga memiliki kesuburan yang baik untuk tumbuh kebang tanaman.


Cara membuat media tanam

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat media tanam dengan bahan-bahan di atas:

1. Campurkan Tanah, Sekam Bakar, Kompos daun dan Kohe kambing dengan perbandingan 3:1:1:1.

2. Tambahkan Isolat trikoderma secukupnya

3. Tambahkan juga pupuk hayati dengan takaran sesuai keterangan pada kemasan.

4. Tambahkan 2 genggam abu sisa pembakaran

5. Tambahkan juga asam humat 2 sendok

6. Campurkan semua bahan diatas hingga tercampur dengan baik.


Media tanam dengan campuran di atas dapat langsung digunakan tanpa harus di permentasi ulang,  media tanam di atas dapat digunakan untuk menanam berbagai tumbuhan seperti anggur, tanaman sayuran, dan lain sebagainya.

Dengan menggunakan kombinasi media tanam di atas, maka tanah akan sangat subur dan bisa menghemat penggunaan pupuk kimia hingga 50%.

Code igniter (CI) adalah framework yang cukup populer dikalangan para pengembang tanah air, untuk mengembangkan aplikasi web, framework ini sangat mudah digunakan, ringan dan juga memiliki kemanan yang sudah terjamin. seiring dengan perkembangannya Code Igniter kini sudah merelease Code Igniter versi 4 atau dikenal dengan singkatan CI4, dimana pada versi 4 ini sudah cukup banyak mengalami perubahan dibandingkan dengan versi 3 sebelumnya.

 

Akan tetapi konsep framewok code igniter 4 ini masih sama dengan pendahulunya yaitu mengusung konsep MVC (Model, View danControl), yang memecah MODUL menjadi tiga bagian utama yaitu Model yang berfungsi untuk mengatur proses proses yang berkaitan dengan basis data, view berkaitan dengan urusan tampilan halaman web dan controller berkaitan dengan pengaturan untuk mengintergrasikan model dan view.

 

Sudah banyak diketahui bahwa Untuk mempermudah pengembangan aplikasi web menggunakan code igniter, yang paling umum digunakan adalah aplikasi web server local seperti xampp, laragon, wamp server dan aplikasi web server serupa lainnya, dengan memakai web server local pengembang dapat melakukan ujicoba dengan menggunakan domain localhost secara lebih mudah.

 

Page Not Found 404 pada CI4

Ada banyak permasalahan yang kemungkinan muncul pada saat uji coba pengembangan, satu diantara yang paling banyak dialami oleh pengembang terutama pengembang pemula adalah Page Not Found 404, Error page not found 404 pada code igniter dapat terjadi karena beberapa hal tapi umumnya error ini disebabkan oleh  alamat URL tujuan tidak ditemukan.

 

Sayangnya Terkadang untuk beberapa kasus error page not found 404 pada kode igniter bisa terjadi bukan hanya disebabkan oleh alamat url yang tidak ada, ada beberapa kasus lainnya dimana alamat urlnya sudah benar tapi error page not found 404 masih saja terjadi.

 

Di artikel kali ini saya akan coba uraikan beberapa permasalahan yang bisa menyebabkan page not found 404 pada code igniter 4 beserta cara mengatasinya, mudah-mudahan satu diantara penyebab page not found 404 yang saya uraikan diartikel kali ini cocok dengan permasalahan pada source dari code igniter 4 anda.

 

Mengatasi Page Not Found 404 pada Code Igniter 4

Untuk mengatasi Error page not found 404 pada code igniter anda, langkah pertama anda harus tahu hal-hal yang bisa menyebabkan Error tersebut muncul, berikut uraiannya.

 

1. Penulisan Route salah

Yang pertama yang bisa menyebabkan Error pada Code igniter 4 yang bisa terjadi adalah karena salah dalam penulisan nama Route  misal karena salah menuliskan nama fungsi dan atau nama controller pada route.

Format penulisan Route yang benar pada kode igniter adalah sebagai berikut:

$routes->get('nama-route','NamaController::nama_fungsi');

atau

$routes->post('nama-route',NamaController::nama_fungsi');

Yang harus diperhatikan dalam pembuatan route adalah sebagai berikut:

  • Pastikan nama-route tidak mengandung spasi, bisa diganti dengan menggunakan karakter -
  • Pastikan NamaController penulisan huruf besar dan huruf kecilnya benar, wajib sesuai dengan Nama class dan file Controller yang anda buat.
  • nama_fungsi pastikan penulisannya benar dan tersedia
  • Jika route akan dipanggil menggunakan link maka bisa menggunakan $routes->get (.......
  • Sementara jika alamat route akan dipanggil pada form menggunakan tombol submit, maka pastikan route yang dibuat menyesuaikan dengan method yang digunakan pada form, untuk form yang menggunakan method='get' maka route menggunakan perintah $routes->get(......, sementara jika method pada form menggunakan method='post', maka pastikan intruksi route yang dibuat menggunakan kode $routes->post(........

 

2. Sesuaikan penulisan route dengan atribut method yang digunakan pada Form.

Jika alamat url dipanggil menggunakan tombol submit yang dimiliki oleh sebuah form, maka route yang dibuat harus menyesuaikan dengan method yang digunakan oleh form tersebut.

Misal  :

<form method="post" action="simpan-data">

        .....

        <input type="submit" value="Simpan>

</form>


Form di atas menggunakan method="post", maka jika atribut action pada form memanggil nama route simpan-data, dan nama route simpan-data akan memanggil fungsi simpan_data() pada XController, kode route yang harus dibuat pada file app/config/Routes.php adalah sebagai berikut:

$routes->post('simpan-data',"XController::simpan_data")

Sementara jika form menggunakan method="get", maka, route yang harus dibuat adalah

$routes->get('simpan-data',"XController::simpan_data")

 

 3. Salah dalam penulisan URL pada browser

Pastikan penulisan URL pada browser di komputer local pada saat uji coba benar, umumnya pemanggilan url code igniter 4 yang menggunakan webserver local menggunakan format:

http://localhost/nama_project_kamu/public/nama-route

Pastikan nama_project_kamu, huruf besar dan huruf kecilnya sama sesuai dengan folder project code igniter 4 kamu, jika tidak maka kode igniter akan mengalami error page not found 404.

misal project kamu disimpan pada c://xampp/Sekolah/

maka penulisan yang benar alamatnya harus:

http://localhost/Sekolah/public/nama-route

 Sekolah huruf S nya harus menggunakan huruf besar sesuai nama Project nya, jika menggunakan nama kecil (sekolah), biasanya akan menyebabkan page not found 404, walaupun penulisan nama-route, controlle dan fungsinya benar.

 

4. Ada Error pada Kode fungsi di Controller

Penyebab yang ke 4 yang bisa menyebabkan error page not found 404 adalah disebabkan karena ada kesalahan kode pada bagian fungsi yang terdapat di class Controller.

Cara Mengatasi:

a. Periksa nama kelas Controller barangkali ada kesalahan, nama kelas controller harus sama dengan nama filenya.

b. Periksa nama fungsi, barangkali ada penulisan karakter yang salah sehingga tidak ditemukan

c. Periksa Route, barangkali ada penulisan, pastikan penulisannya benar.

 

Selain cara di atas jika error tetap ada, silahkan uji coba misal dengan menghaspus beberapa code yang dicurigai error dan menjalankan url routenya kembali, biasanya jika ada error pada fungsi dan kode controller terkadang muncul error 404.


5. Ada Perubahan Code pada File-file bawaan code igniter.

Ini pun kadang terjadi apalagi untuk kamu yang masih pemula, jika ke 4 langkah di atas dipastikan benar, maka coba panggil halaman default kode igniter yaitu dengan menulisakan URL:

http://localhost/nama_project_ci_4_kamu.

umumnya harus keluar halaman bawaan kode igniter kamu, jika tidak muncul bisa jadi ada intruksi code igniter terutama pada file-file bawaan kode igniter yang termodifikasi tanpa senagaha. ini pernah saya alami, karena di beberapa file bawaan code igniter yang sempat syaa buka, file tertambahkan karakter khusus karena keyboard error atau beberapa karakter tertekan tanpa sengaja, alhasil error.